Breaking News:

Waspada! Sudah Dua Kampung Diserang Nyamuk Chikungunya di Cianjur, Belasan Warga Terjangkit Penyakit

Musim pancaroba kembali membuat nyamuk penyebab chikungunya berkembang. Sebanyak 12 warga Desa Cibadak, Cibeber, Cianjur terjangkit chikungunya

TRIBUNJABAR.ID/FERRI AMIRIL MUKMININ
Petugas melakukan pengasapan atau fogging di dua kampung yang diserang nyamuk chikungunya hingga membuat 12 warganya terkapar di Cianjur, Rabu (12/1/2022). 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Musim pancaroba kembali membuat nyamuk penyebab chikungunya berkembang.

Sebanyak 12 warga Desa Cibadak, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, terjangkit penyakit chikungunya.

Menanggapi hal tersebut pemerintah desa berkoordinasi dengan Puskesmas pembantu (Pustu) memberikan pelayanan kesehatan dengan cara memberikan pengobatan secara gratis.

Kepala Desa Cibadak, Elan Hermawan membenarkan sebanyak 12 warganya yang terjangkit cikungunya.

"Dari 12 orang tersebut, terdiri dari dua kampung. Yakni di Kampung Lumping dan Kampung Salongok," Kata Elan, Rabu (11/1/2022) di Cianjur.

Elan mengatakan, saat ini warga yang terjangkit Chikungunya tersebut sudah diperiksa dan diberikan obat oleh tim kesehatan dari Puskesmas pembantu yang ada di Desa Cibadak.

"Kami berikan pelayanan kesehatan secara gratis dari Pustu, semoga lekas pulih kembali," kata Elan.

Elan mengatakan, selain akan dilakukan pengasapan atau fogging, pihaknya bersama warga sekitar juga akan melakukan bersih-bersih lingkungan.

"Pemdes Cibadak bekerja sama dengan Pustu akan melakukan pengasapan atau fogging di area permukiman yang dinilai rawan tempat berkembangbiaknya jentik nyamuk DBD. Selain itu, mengajak warga untuk mengadakan bersih-bersih," katanya.

Baca juga: Puluhan Pasien di RSU Jampangkulon Sukabumi Terjangkit DBD, Dua Orang Meninggal

Menurut Elan, munculnya cikungunya dipastikan dari perubahan cuaca atau pancaroba dari musim hujan ke musim panas.

"Mungkin dalam waktu beberapa hari ke belakang, hujan terus mengguyur dan sekarang ini mulai panas sehingga perkembangan jentik nyamuk pun dengan cepat menyerang warga," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved