Gempa Bumi Cukup Besar Dirasakan Warga Cianjur Malam Ini, Berpusat di Sukabumi
Gempa bumi Magnitudo 4.5 mengguncang wilayah Cianjur. Informasi gempa bumi berpusat di selatan Kabupaten Sukabumi
Ringkasan Berita:* Gempa bumi Magnitudo 4.5 mengguncang wilayah Cianjur. Informasi gempa bumi berpusat di selatan Kabupaten Sukabumi, Minggu (17/5/2026) pukul 22.15 WIB. Dengan letak koordinat Lok: 7.53 LS - 106.69 BT, 63 km Selatan
TRIBUNPRIANGAN.COM - Gempa bumi Magnitudo 4.5 mengguncang wilayah Cianjur. Informasi gempa bumi berpusat di selatan Kabupaten Sukabumi, Minggu (17/5/2026) pukul 22.15 WIB. Dengan letak koordinat Lok: 7.53 LS - 106.69 BT, 63 km Selatan.
BMKG merilis kedalam gempa bumi cukup dangkal sehingga banyak dirasakan juga oleh warga Kabupaten Cianjur.
Koordinat 7,49 LS dan 106,7 BT merujuk pada wilayah perairan laut di Samudra Hindia, tepatnya berlokasi sekitar 60 hingga 65 kilometer arah tenggara dari Kabupaten Sukabumi, atau sekitar lepas pantai selatan wilayah Agrabinta/Sindangbarang di barat daya Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Skala Gempa
Berdasarkan skala MMI yang dikutip dari laman BMKG, berikut info MMI yang dapat dipelajari.
I MMI: Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.
II MMI: Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.
III MMI: Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.
IV MMI: Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.
V MMI: Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.
VI MMI: Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang. Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.
VII MMI: Semua orang di rumah keluar. Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah. Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.
VIII MMI: Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat. Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.
IX MMI: Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan. Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipa dalam rumah putus.
| Bertahun-tahun Rusak Seperti Sungai Kering, Jalan Sukaraja-Gandasoli Sukabumi Akhirnya Diperbaiki |
|
|---|
| Ingat Kasus Viral Pelajar Sukabumi Dianiaya? Mandeg 7 Bulan, Ibu Korban Pertanyakan Kerja Polisi |
|
|---|
| Fenomena Kelvin dan MJO Aktif, BMKG Ingatkan Ancaman Bencana Hidrometeorologis selama Long Weekend |
|
|---|
| Viral Mobil Tabrak Sepeda Motor hingga Cekcok di Puncak Pass Cianjur, Diduga gara-gara Dikejar Matel |
|
|---|
| Pria di Sukabumi Mendadak Diserang saat Bertemu Kenalan, Alami Luka Bacok di Punggung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/gempauyahihuhe.jpg)