Breaking News:

Tragedi Latihan Pasukan Tongkat Pramuka SMAN 1 Ciamis, Polres Terima Laporan, Akan Ditindak Lanjut

Polres Ciamis akan menindaklanjuti laporan orang tua korban tragedi latihan pasukan tongkat ekskul Pramuka.

Penulis: Andri M Dani | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Andri M Dani
SMAN 1 Ciamis, Rabu (12/1/2022). 

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS - Kasi Humas Polres Ciamis Iptu Magdalena mengakui bahwa pihak Polres Ciamis sudah menerima pengaduan atau laporan dari orang tua korban yang anaknya diduga jadi korban penganiayaan saat mengikuti latihan pramuka.

“Tadi siang sekitar pukul 10.00, ada orangtua korban yang melapor. Tiga orang,” ujar Kasi Humas Polres Ciamis Iptu Magdalena kepada para wartawan Rabu (12/1/2022).

Laporan tersebut menyangkut dugaan penganiyaan yang menimpa anak pelapor yang terjadi saat mengikuti kegiatan latihan pramuka.

“Dugaan penganiayaan itu terjadi saat mengikuti kegiatan latihan kepramukaan,” katanya.

Menindak lanjuti laporan dari orang tua korban tersebut menurut Iptu Magdalena, pihak Polres Ciamis akan melakukan lidik (penyelidikan) dan  pendalaman kasus.

“Akan dilakukan terlebih dahulu pendalam kasus. Dilakukan lidik. Yang lapor tadi ada tiga orang,” ujar Iptu Magdalena.

Mamay, salah seorang orangtua korban mengakui pihaknya sudah melaporkan kejadian yang menimpa anaknya ke Polres Ciamis Rabu sekitar pukul 09.00.

“Lapornya tadi pukul 09.00 setelah itu langsung dimintai keterangan  di Unit PPA. Lama juga sampai pukul 15.30. kami bertiga selaku orang tua dimintai keterangan,” ujar Mamay kepada Tribun, Rabu.

Sebenarnya pihak orang tua menurut Mamay sudah mau melaporkan kejadian yang menimpa anak mereka tersebut ke Polres Ciamis, Selasa (11/1/2022) sore.

Namun bahanya belum lengkap. Dan Selasa (11/1) tersebut hujan sangat lebar mengguyur disertai mati lampu.

“Tadi kami resmi melapor dengan berkas yang lengkap,” katanya.

Latihan pramuka yang diikuti 18 orang dari Pasukan Tongkat (Paskat) Ambalan Ciungwanara SMAN 1 Ciamis berlangsung di Sarayuda, Desa Kertaharja, Cijeungjing, Sabtu (8/1/2022).

Pada kegiatan tersebut diduga terjadi penganiayaan, aksi saling tempeleng. Tiga orang yang dianggap kuat ditempeleng ramai-ramai, mungkin juga dipukuli.

Ketiga siswa tersebut mengalami lebam-lebam di wajah dan sempat dirawat di rumah sakit.

Baca juga: Kwarda Jabar Arahkan Moratorium Pramuka SMAN 1 Ciamis, Imbas Kejadian Saat Latihan Pasukan Tongkat

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved