Breaking News:

Pemprov Jabar Rumuskan Draft Rencana Aksi Daerah Cegah Terorisme, Termasuk Antisipasi di Dunia Maya

Pemprov Jabar merumuskan draft Rencana Aksi Daerah pencegahan terorisme, di antaranya untuk antisipasi di dunia maya.

Tribun Jabar/Muhammad Syarif Abdussalam
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat memberikan keterangan kepada wartawan, Rabu (12/1/2022). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat telah merumuskan draft rencana aksi daerah (RAD) pencegahan dan penanggulangan ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme. 

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan hal ini sebagai respons terhadap Perpres Nomor 7 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme Tahun 2020-2024.

“Kami juga menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait operasionalisasi Perpres Nomor 7 Tahun 2021 terutama dalam hal pembentukan sekretariat bersama di daerah,” ujar Ridwan Kamil saat silaturahmi dan dialog kebangsaan bersama Forkopimda Provinsi Jawa Barat dan Kesbangpol Se-Jabar dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), di Gedung Sate, Rabu (12/1/2022)

Dalam hal ini, Pemprov Jabar membuka ruang diskusi, dialog, koordinasi dan kerja sama terkait penanggulangan intoleransi, radikalisme, dan terorisme dengan BNPT.
 
“Silaturahmi dan dialog tersebut sebagai respons terhadap fenomena intoleransi, radikalisme, dan terorisme yang akhir-akhir ini marak terjadi di masyarakat,” ujar Ridwan Kamil.

Kepala Bakesbangpol Jabar, Iip Hidayat mengemukakan saat ini Bakesbangpol Jabar terus berperan aktif dalam penanggulangan radikalisme dan terorisme di Jawa Barat.

Menurut Iip, Pemprov Jabar aktif dalam penanggulangan terorisme, terutama dalam hal deradikalisasi dan kontra-radikalisme, serta mempersiapkan rencana aksi terkait intoleransi, radikalisme, dan terorisme, terutama kepada kelompok-kelompok potensial terpapar.

“Silaturahmi ini akan berlanjut dalam bentuk koordinasi dan kolaborasi antara Pemprov Jabar dengan BNPT, dalam berbagai program yang terkait dalam penanggulangan radikalisme dan Terorisme,” ujar Iip.

Kepala BNPT, Komjen Boy Rafli Amar, menyebut ada peningkatan paparan paham radikalisme dan terorisme terhadap ibu atau kaum wanita.

Fenomena ini harus ditindaklanjuti dengan serius, salah satunya menyebarluaskan narasi mengenai nilai bangsa di berbagai kanal informasi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved