Breaking News:

Herry Wirawan Sudah Penuhi Syarat Dihukum Mati, MUI Jabar Harap Hakim Kabulkan Tuntutan Jaksa

MUI Jabar mendukung tuntutan jaksa Kejati Jabar yang menuntut Herry Wirawan dengan tuntutan hukuman mati. 

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar/Cipta Permana
Ketua MUI Jawa Barat, Rachmat Syafei (kanan), bersama Sekretaris MUI Jawa Barat, Rafani Achyar, di Kantor MUI Jawa Barat, Kamis (30/7/2020). MUI Jabar mengimbau agar masyarakat dapat mengedepankan protokol kesehatan dan menjaga kondusivitas dalam penyelenggaraan ibadah Iduladha di tengah pandemi Covid-19. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - MUI Jabar mendukung tuntutan jaksa Kejati Jabar yang menuntut Herry Wirawan dengan tuntutan hukuman mati

Sekretaris Umum MUI Jabar, Rafani Achyar mengatakan, perbuatan Herry Wirawan yang rudapaksa 13 santriwati merupakan perbuatan keji. 

"Kalau dikaitkan dengan perbuatannya yang biadab ya," ujar Rafani Achyar, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (12/1/2022). 

Pihaknya, sejak awal sudah mengutuk perbuatan ustaz bejat itu. Apalagi Herry Wirawan menggunakan simbol agama dan pendidikan dalam melakukan kejahatannya. 

"Jadi, dia melakukan tiga hal yang menurut saya itu menodai, mencemarkan, termasuk menodai agama," katanya. 

Hukuman mati untuk Herry Wirawan, kata dia, sudah sangat tepat dan harus dikabulkan oleh majelis Hakim. 

"Karena jaksa sudah menuntut itu, ya harapannya hakim bisa sesuai lah dengan tuntutan jaksa. Jadi, tuntutan itu ada esensi ya, karena untuk menimbulkan efek jera dan supaya tidak ada yang lain-lain seperti itu," ucapnya.

Restitusi Rp 331 Juta Untuk Korban Terlalu Rendah

Tuntutan hukuman restitusi senilai Rp 331 juta kepada Herry Wirawan untuk santriwati korban rudapaksa masih terlalu rendah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved