Breaking News:

Ayah yang Aniaya Anak Tirinya sampai Pelipisnya Retak Sudah Ditangkap, Tak Mau Akui Perbuatannya

Pada saat upaya mediasi antara keluarga korban dengan ayah tirinya, terduga pelaku berinisial MBF (25) tidak mengakui perbuatanya.

Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Ravianto
Tribunjabar / Dian Herdiansyah
Unit PPA Satreskrim Polres Sukabumi Kota 
Laporan Kontributor Tribunajabar.id, Sukabumi, Dian Herdiansyah
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Keluarga korban anak atau bocah tiga tahun yang dianiaya oleh ayah tirinya, akhirnya melapor polisi dan pelaku ditangkap.
Pada saat upaya mediasi antara keluarga korban dengan ayah tirinya, terduga pelaku berinisial MBF (25) tidak mengakui perbuatanya.
Deni Suryadi mengatakan, awalnya keluarga tidak akan melaporkanya kepada kepolisian.
Namun membantah akhirnya keluarga langsung menghubungi Polisi.
"Ke orang tua istrinya, pelaku malah bilang fitnah. Sementara saksi warga banyak menyaksikan bocah tersebut sering dipukul," jelasnya.
Setelah orang tua ibu korban lapor, terang Deni, langsung datang dari Babimas.
Kemudian tak lama langsung petugas dari polres tiga orang.
"Ayah tirinya langsung di bawa Polisi ke Polres Sukabumi Kota, dan memanggil saksi-saksi termasuk saya," jelasnya.
Sememtara itu, Kepala Pembinaan Operasi (KBO) SatReskrim Polres Sukabumi Kota Iptu Kartiwan Sutarma membenarkan telah mengamankan pria diduga telah melakukan penganiayaan terhadap anak umut tiga tahun.
Pelaku sudah kita tangkap bekerjasama Reskrim Polsek Warudoyong karena diduga kuat telah melakukan yang menganiaya anak," jelasnya, kepada Tribunjabar.id.
Kartiwan menegaskan, terduga pelaku penganiayaan tersebut, tiada lain merupakan ayah tirinya korban.
"Terduga masih dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan. Termasuk motifnya," pungkasnya.
Sebelumnya, Ayah tiri yang menganiaya anak tiga tahun di Keluarahan Warudoyong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabum, sempat mengaku tidak menyiksanya saat didatangi mertuanya.
Saksi mata sekaligus tetangga korban, Deni Suryadi (52) mengatakan, selama beberapa hari anak tersebut sering nangis saat tengah malam karena kesakitan akibat siksaan ayah tirinya.
"Awalnya saat bapak Istrinya datang ke kontrakannya, Ia tidak mengaku hanya mengusapnya saja," ujarnya, kepada Tribunjabar.id.
Namun setelah banyak warga yang memberitahukan kepada istrinya, bahwa anaknya sering di siksa, akhirnya ibunya mengetahuinya.
"Awalnya tidak ngaku bilangnya anaknya jatuh di motor. Setelah semuanya saksi di kumpulkan di kontrakannya. Akhirnya ayah tirinya tidak bisa ngelak," jelasnya.
Akibat siksaan ayah tirinya, anak tiga tahun tersebut mengalami luka memar di kepala di bagian pelipis dan harus mendapatkan penanganan dari ahli saraf mata. 
“Anaknya di bawa ke RS Bunut (RS Syamasudin SH), mukanya bengkak luka pelipis nya retak dan harus diperiksa ke dokter saraf dan mata,” pungkasnya.
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved