Minggu, 26 April 2026

Puluhan Calon Penganti Tertipu Wedding Organizer di Karawang, WO Blokir Nomor Kontak Pelanggan

Korban kasus penipuan itu mengatakan, setelah melunasi pembayaran, sulit menghubungi wedding organizer tersebut.

Warta Kota/Muhammad Azzam
Korban dugaan penipuan wedding organizer (WO) saat mendatangi Mapolres Karawang, Jumat (31/12/2021). 

TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG- Sebuah wedding organizer (WO) di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, diduga menipu puluhan pasangan calon pengantin dan vendor.

Korban kasus dugaan penipuan oleh wedding organizer itu mencapai 57 orang dengan kerugian ratusan juta rupiah.

Korban kasus penipuan itu mengatakan, setelah melunasi pembayaran, sulit menghubungi wedding organizer tersebut.

Bahkan, wedding organizer tersebut memblokir nomor kontak para pelanggannya.

Satu di antara korban dugaan penipuan itu, Yana, mengatakan diiming-imingi promo paket wedding yang murah meriah.

Awalnya, pada November 2021, Yana melihat ada promosi wedding organizer bernama Dwi Putri di media sosial (medsos) facebook.

Baca juga: Pengusaha Wedding di Kabupaten Purwakarta Menjerit Imbas Revisi Surat Edaran Mendagri Terkait PPKM

"Dengan paket promo wedding Rp 13 juta, pemilik WO Dwi Putri memberikan bonus jasa dokumentasi tiga roll dan file save dvd. Melihat yang ditawarkan, saya tergiur dan membayar DP sebesar Rp 10 juta," kata Yana pada Jumat (31/12/2021).

Setelah membayar pelunasan, Yana menanyakan perkembangan persiapan kepada pemilik WO itu, tetapi pemilik WO susah dihubungi sampai sekarang ini.

Karena tak ada kejelasan, Yana berencana membatalkan serta meminta mengembalikan pembayaran DP.

Sialnya lagi, nomor teleponnya dan nomor ponsel calon suaminya malah diblokir oleh wedding organizer tersebut.

"Saya rencana menggelar resepsi pada Januari 2022, tapi malah hilang enggak ada kabar, nomor diblokir," ujarnya.

Baca juga: Pengusaha Wedding Organizer di Cianjur Minta Kelonggaran dari Kebijakan Edaran Larangan Hajatan

Ia juga sempat mendatangi lokasi WO tersebut sesuai yang tertera di Facebook, tetapi tempat itu rumah tertutup tanpa penghuni.

Di lokasi itu, dia bertemu dengan korban-korban lain kasus dugaan penipuan oleh wedding organizer yang sama.

Ternyata korban penipuan oleh WO Dwi Putri ada 57 orang. Ada yang rugi Rp 5 juta sampai ratusan juta rupiah.

"Kami sudah lakukan laporan ke Polres Karawang kemarin," katanya.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved