Senin, 1 Juni 2026

Bus Trans Metro Pasundan Siap Beroperasi di Bandung Raya, Ada 5 Rute Layanan, Ini Jadwalnya

Trans Metro Pasundan akan melayani pada Jam operasional dari 05.00 - 21.00 WIB dengan tersedia sebanyak 85 unit bus yang siap melayani penumpang

Tayang:
Tribun Jabar/ Muhamad Syarif Abdussalam
Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI meluncurkan program Teman Bus di Bandung di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Senin (27/12). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI meluncurkan program Teman Bus di Bandung di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Senin (27/12/2021).

Teman Bus adalah sebuah pengembangan angkutan massal di kawasan perkotaan berbasis jalan bernama Trans Metro Pasundan.

Trans Metro Pasundan akan melayani pada Jam operasional dari 05.00 - 21.00 WIB dengan tersedia sebanyak 85 unit bus yang siap melayani penumpang di lima rute layanan:

Baca juga: Kabar Gembira, Bandung Raya Kini Punya Lima Koridor Bus Baru, Ini Rutenya

Koridor 1 Leuwipanjang - Soreang

Koridor 2 Kota Baru Parahyangan (Padalarang) - Alun-Alun Kota Bandung

Koridor 3 Baleendah - BEC

Koridor 4 Leuwipanjang - Dago

Koridor 5 Dipatiukur - Jatinangor (Via TOL)

Untuk tahap awal, koridor yang dioperasikan baru Koridor 5.

Adapun armada bus Trans Metro Pasundan ini akan dioperasikan oleh dua operator, yaitu DAMRI melayani Koridor 1, 4, dan 5 dengan ukuran Bus Besar - high entry, dan Big Bird melayani Koridor 2 dan 3 dengan ukuran Bus Sedang - low entry.

Ukuran bus yang bervariasi, ini disesuaikan dengan rute trayek masing-masing agar perjalanan perjalanan penumpang terasa nyaman.

Teman Bus diharapkan menjadi bagian digitalisasi 4.0 smart city program yang mendukung cashless society.

Program ini adalah sebagai langkah awal implementasi dari program Buy The Service yang memberikan subsidi penuh bagi operator dengan fasilitas pendukung di bus yang lebih baik untuk meningkatkan pelayanan dengan harapan lebih banyak penumpang yang beralih ke moda transportasi publik.

Program pengembangan angkutan umum massal berbasis jalan di wilayah perkotaan dengan skema Buy The Service (BTS), merupakan program yang dirancang oleh Direktorat Angkutan Jalan agar dapat mengintervensi pengembangan Angkutan umum perkotaan di Indonesia sehingga muncul terobosan yang inovatif.

Baca juga: Trans Metro Pasundan Beroperasi di Bandung, Ada 5 Koridor, yang Pertama DU-Jatinangor, Ini Tarifnya

Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi, mengatakan pada kesempatan ini ia berharap agar pemerintah daerah dapat juga menerapkan pendekatan push strategy untuk mendorong masyarakat menggunakan angkutan umum."

"Salah satunya dengan memperhatikan manajemen ruang dan waktu akses kendaraan pribadi dengan pengaturan ruang jalan dan parkir," ujar Budi dalam kesempatan ini.

Konsep Buy The Service berbasis aplikasi ini didukung oleh Manajemen Pengelola dalam melaksanakan monitoring dan evaluasi yang meliputi sistem operasional, sistem pemeliharaan, sistem Pengelolaan Keuangan dan sistem SDM yang didukung dengan digitalisasi secara real time untuk menuju angkutan umum yang lebih profesional.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, dalam sambutannya mengatakan ia optimis kehadiran Teman Bus di Bandung atau Trans Metro Pasundan ini mampu mengurangi tingkat kemacetan lalu lintas serta kualitas udara di Bandung menjadi lebih baik.

"Sehingga diharapkan dukungan masyarakat untuk memaksimalkan angkutan umum massal ini," katanya.

Setelah sukses rilis di delapan kota besar di Indonesia yaitu Palembang, Solo, Bali, Yogyakarta, Medan, Makassar, Banyumas dan Banjarmasin, pada akhir tahun ini Kemenhub menyasar kota lainnya, yaitu Bandung. Sejak peluncurannya di tahun 2020, Teman Bus telah mendapat atensi besar dari masyarakat dan sukses mencapai lebih dari 13 juta perjalanan penumpang lebih.

Kemenhub mengajak seluruh masyarakat Bandung dan sekitarnya untuk beralih ke moda transportasi umum, khususnya Teman Bus, karena selain aman dan nyaman, armada Teman Bus juga dilengkapi teknologi canggih, sehingga memudahkan mobilitas masyarakat.

Teman Bus merupakan implementasi program Buy the Service (BTS) dari Kementerian Perhubungan RI untuk pengembangan angkutan umum di kawasan perkotaan berbasis jalan yang menggunakan teknologi telematika yang andal dan berbasis non tunai untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan serta kenyamanan mobilisasi.

Baca juga: Perempuan Muda Tasikmalaya ini Bebaskan Sopir Bus Dari Dinginnya Sel Penjara

Teman Bus dilengkapi dengan Internet of Things Smart Bus, CCTV, dan sensor alarm pengemudi adalah salah satu upaya untuk memberikan rasa aman bagi penumpang.

Layanan Teman Bus juga mengedepankan kenyaman penumpang dengan selalu menjaga kebersihan area di dalam bus dan mengikuti protokol kesehatan dengan mewajibkan penumpang memakai masker, sosial distancing menjaga kapasitas 50 persen dan menyediakan hand sanitizer.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved