WASPADALAH, Dalam Dua Pekan, 19 Pasien Tertular Virus Corona Varian Omicron, Pulang Dari Luar Negeri

Pasien tertular virus corona varian omicron di Indonesia bertambah sejak pertama kali ditemukan pada 8 Desember 2021.

Editor: Mega Nugraha
Freepik
ilustrasi - gejala Covid-19 varian Omicron 

TRIBUNJABAR.ID,JAKARTA- Pasien tertular virus corona varian omicron di Indonesia bertambah sejak pertama kali ditemukan pada 8 Desember 2021.

Hingga Sabtu (25/12/2021), pasien tertular virus corona varian omicron berjumlah 19 kasus setelah ada 11 penambahan kasus baru.

11 kasus baru varian omicron itu merupakan warga yang pulang luar negeri dari Turki, Jepang, Korea Selatan dan Arab Saudi.

"Saat ini seluruh pasien menjalani karantina di Jakarta," kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes Siti Nadia Tarmiz dalam keterangan tertulis melalui laman resmi Kemenkes, Jumat (24/12/2021).

Baca juga: Gejala Terserang Virus Corona Varian Omicron, Ada Bedanya dengan Serangan Delta?

Penularan virus corona varian omicron dari 19 kasus ini semuanya karena perjalanan luar negeri.

Hal itu membuat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta manajemen bandara untuk meningkatkan pengetatan penumpang pulang luar negeri.

"Ini (peningkatan pengawasan terhadap PPI) penting. Karena saat ini sedang berkembang varian baru Omicron dan dari info Kemenkes (Kementerian Kesehatan) sudah ada delapan kasus yang rata-rata datang dari luar negeri," kata Listyo Sigit Prabowo.

Menurut Sigit, peningkatan pengawasan harus dilakukan guna mencegah penyebaran varian Omicron yang diyakini lebih mudah tersebar sudah masuk ke Indonesia.

Peningkatan pengawasan juga perlu dilakukan untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia usai periode libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Kapolri juga meminta personel TNI-Polri, Satgas Covid-19, dan petugas dari instansi lain turut membantu dalam meningkatkan pengawasan terhadap PPI.

Baca juga: Peringkat Masih di Bawah Singapura, FIFA Sebut Timnas Indonesia Paling Berkembang di Asia

Sigit menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada siapa pun yang melanggar aturan soal masa karantina kesehatan yang harus diikuti PPI setibanya di Indonesia.

"Terhadap pelanggaran yang ada silakan diproses, sehingga kita yakin seluruh proses berjalan tanpa ada yang dilanggar. Ini untuk kepentingan kesehatan yang lain. Varian baru Omicron berkembang dengan kecepatan lima kali dan bisa bertransmisi pada orang yang pernah divaksin (Covid-19)," katanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Waspada Varian Omicron di Libur Natal-Tahun Baru, Sudah Ada 19 Kasus di Indonesia", Klik untuk baca:

Sumber: Kompas
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved