Eet Wiyati, Sosok Dibalik Komunitas Women Cycling Community
Di Bandung, komunitas sepeda yang cukup dikenal dan selalu aktif adalah Women Cycling Community (WCC).
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Sebelum aktif di dunia sepeda, Eet ikut gym, lalu pindah ke aerobik, dan jalan kaki di seputar rumahnya tepatnya di Jalan Dago Pakar.
"Saya suka nggak mau kalau diajak sepedahan sama suami karena susah, nanjak, dan capek. Pas coba ternyata enak juga dan merasa lebih happy ketika sepedahan," ucapnya.
Eet mengatakan, alasan ia senang berolahraga karena ia menyadari dalam tubuh banyak sel yang harus ikut digerakan, jangan sampai hanya tidur saja.
Dengan bersepeda, Eet merasakan badannya lebih sehat dan memiliki banyak teman baru dan relasi yang lebih luas.
Tidak ada yang instan, begitu pula dengan bersepeda. Eet mengatakan, ia perlu berlatih dan belajar olah napas hingga akhirnya bisa rajin bersepeda seminggu 3 kali.
Selain itu juga Eet mengingatkan, ketika memilih sepeda jangan asal membeli, tetapi beli sesuai kebutuhan yang di inginkan.
"Sebaiknya ketika memilih sepeda sesuai dengan tinggi badan, jadi nggak asal ukurannya. Kadang ketika bersepeda ada yang merasa kesemutan, makanya diperlukan bike fitting dimana harus menetukan antara jarak tangan dengan stang, sadel dengan kaki sehingga tidak akan cedera," ucap pengusaha ini.
Hal lain yang perlu diperhatikan ketika bersepeda kata Eet adalah memasang heart rate untuk melihat denyut jantung supaya lebih peduli akan terjadinya kasus meninggal ketika bersepeda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ketua-women-cycling-community-bandung-eet-wiyati.jpg)