Tak Ada Tilang di Jalan Selama Nataru, tapi Jangan Kaget Bila Ada Surat Tilang di Rumah

Tidak ada penilangan di jalan selama masa pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) namun surat tilang akan dikirim ke rumah.

ist via tribunnews
Irjen Pol Firman Shantyabudi dilantik Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjadi Kakorlantas Polri di di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (10/11/2021). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Tidak ada penilangan di jalan selama masa pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) namun surat tilang akan dikirim ke rumah.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Firman Shantyabudi memastikan anggotanya tidak akan melakukan penilangan di jalan selama Operasi Lilin 2021.

Firman menyebut pihaknya akan fokus membantu kelancaran arus lalu lintas bagi para pengendara selama masa pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Anggota Polri di lapangan saya pastikan tidak akan ada yang melakukan penilangan. Kami fokus membantu proses kelancaran dengan catatan para pemakai jalan bisa kerja sama ketika pengaturan-pengaturan ini kita lakukan,” kata Firman di Polda Metro Jaya, Kamis (23/12).

Baca juga: Mobil Odong-odong Penuh Anak-anak Melintas di Jalan Raya di Majalengka, Langsung Kena Tilang Polisi

Irjen Pol Firman Shantyabudi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjadi Kakorlantas Polri dilantik di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (10/11/2021). (istimewa)
Irjen Pol Firman Shantyabudi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjadi Kakorlantas Polri dilantik di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (10/11/2021). (istimewa) (istimewa via tribunnews)

Meski tak ada tilang di tempat, kata Firman, bukan berarti masyarakat bisa bebas melanggar aturan. Menurutnya, penilangan akan dilakukan dengan catatan. Kalaupun ada penindakan tilang, itu dilakukan lewat sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). "Kalau bertindak melalui tilang yang kita kenakan di jalan sudah mulai bergeser ke penggunaan ETLE. Jadi walaupun kami tidak akan tilang di jalan, tagihan masuk ke rumah," ujarnya.

Firman kemudian menyoroti kebiasaan masyarakat yang kerap melintas di bahu jalan. Ini, kata Firman, kerap kali justru menghambat arus lalu lintas. "Paling menonjol masyarakat karena tak sabar suka gunakan bahu jalan, ini yang justru ingin cepat tapi hambat, karena kan di depan sana enggak tahu apakah ada penyempitan jalan atau tidak," tuturnya.

Firman pun mengimbau kepada masyarakat yang akan berpergian atau berkendara di masa libur Nataru untuk tetap tertib dalam berlalu lintas. Warga yang masih bepergian harus patuh dan taat dengan arahan Polantas di lapangan.

Kementerian Perhubungan memprediksi akan ada 11 juta orang yang akan melakukan mobilitas selama masa libur Nataru. "Berdasarkan data kemenhub diprediksi sekitar 11 juta masyarakat akan melaksanakan mobilitas selama liburan Nataru," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat membacakan amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Selain itu, berkaca pada libur Nataru tahun sebelumnya, mobilitas masyarakat ini menyumbang peningkatan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebesar 12,5 persen atau 6.437 kasus per hari pada tanggal 26 Desember menjadi 14.518 kasus per hati pada tanggal 30 Januari 2021.

"Lonjakan kasus Covid-19 karena Nataru perlu kita jadikan pelajaran dalam rangka menghadapi Nataru 2021. Pada pelaksanaan Nataru tahun ini kita perlu hati-hati, khususnya dalam mengantisipasi penyebaran varian Covid jenis B.1.1.529 atau Omicron yang sebabkan lonjakan kasus di berbagai negara," tuturnya.

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan, mengatakan Operasi Lilin 2021 pengamanan Nataru dimulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Operasi Lilin 2021 ini melibatkan 177.212 personel gabungan. Personel yang diturunkan gabungan dari TNI-Polri dan stakeholder lainnya. Personel gabungan itu disebar ke 19.464 pos pengamanan dan 1.082 pos pelayanan. Selain itu, juga dilakukan pengamanan di 54.959 objek di seluruh Indonesia.

Ramadhan menjelaskan objek yang akan menjadi pengamanan mulai dari gereja, tempat wisata, pusat perbelanjaan, objek perayaan tahun baru, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api dan bandara. "Personel yang disiagakan di objek pengamanan ada juga personel yang disiagakan di pos pengamanan yang telah didirikan di 34 provinsi di seluruh Indonesia sebanyak 3.159 personel," ujarnya.

Operasi Lilin 2021

-24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved