Breaking News:

BUMD Jabar Bantu Pemprov Ekspor Produk Unggulan, dari Buah sampai Pakaian

Pemprov Jabar beberapa waktu lalu mengekspor buah-buahan dan pakaian muslim ke Dubai.

Tribun Jabar/ Muhamad Syarif Abdussalam
Jawa Barat mengekspor buah-buahan sampai produk busana muslim ke Uni Emirat Arab. Ekspor dari pesantren ini dilepas Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (13/12/2021). PT MUJ mendukung apa yang dilakukan pemprov. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - BUMD Jabar PT Migas Hulu Jabar (MUJ) mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengekspor produk-produk unggulannya kepada dunia.

MUJ pun telah mendukung pelaksanaan Dubai Expo 2021 pada Oktober 2021 lalu yang menjadi tempat strategis agar industri Jawa Barat dikenal pasar internasional.

Dubai Expo 2021 dengan tema “Creating the Future from Indonesia to the World” terbukti menghasilkan keran ekpor baru terhadap produk buah-buahan dan fesyen di Jawa Barat. 

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bahkan secara simbolis telah melepas ekspor perdana buah-buahan dan fesyen muslim ke Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) pada Senin 13 Desember 2021.

 “Kami melalui program sponsorship turut serta pada pelaksanaan Dubai Expo pada Oktober lalu. MUJ bekerja sama dengan Dekranasda Jabar yang dipimpin Ibu Atalia Ridwan Kamil membawa produk unggulan siap ekspor untuk dipertemukan dengan pengusaha di dunia,” kata Direktur utama PT MUJ Begin Troys melalui ponsel, Selasa (21/12/2021).

Kerja sama tersebut nyata membawa hasil. Permintaan ekspor berasal dari Epicstar Group selaku buyer dari Dubai dengan rincian buah manggis 600 kilogram, rambutan 300 kilogram, salak 200 kilogram, dan jengkol 50 kilogram.

Selain produk buah-buahan dilakukan juga ekspor produk fesyen muslim seperti sarung, baju muslim, peci, hingga mukena yang keseluruhannya dihasilkan dari tangan kreatif Jawa Barat.

MUJ, kata Begin, berkomitmen akan membersamai Pemerintah Provinsi dalam kegiatan yang mengangkat ke Jawa Baratan.

Sebagai Perseroan, selain bisnis, CSR dan sponsorship perusahaan juga menurut Begin harus mengambil tindakan strategis agar pembangunan bisa dirasakan langsung masyarakat.

“Setelah Pak Gubernur Jabar Ridwan Kamil secara simbol mengekspor, ke depannya bisa saja permintaan akan terus meningkat sehingga bisa mengangkat langsung pelaku usaha di Jawa Barat yang memiliki produk-produk unggulan,” ucap Begin.

“Sehingga kami bertindak dengan cara yang bertanggung jawab secara sosial yang mencakup lebih dari sekedar berpartisipasi tapi ada tujuan berharga lainnya,” kata Begin menambahkan.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya Ridwan Kamil mengatakan cara membangun Jawa Barat paling nyata adalah dengan membuka ruang kolaborasi. Dalam Expo di Dubai ruang kolaborasi yang dibuka nyata menghasilkan terobosan baru untuk mengangkat produk unggulan Jawa Barat kepada dunia.

“Berkat kolaborasi Pemerintah Jawa Barat dan MUJ, kami bisa membawa industri lokal menuju pasar internasional,” kata Atalia.

Ia berharap Jawa Barat bisa terus mendunia dengan semangat kolaborasi. Dia juga berharap keran ekspor yang sudah dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bisa terus meluas agar produk yang dihasilkan asli Jawa Barat semakin bisa bermain di kancah dunia.

Baca juga: Lewat OPOP, Pesantren di Jabar Berhasil Ekspor Jengkol Hingga ke Dubai

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved