Breaking News:

Tak Ada Pesta Kembang Api Saat Malam Tahun Baru di Sumedang, Polisi Imbau Masyarakat Lakukan Ini

Pesta kembang api untuk menyambut malam pergantian tahun ke tahun 2022 di Kabupaten Sumedang dipastikan tiada. Kepolisian Resor Sumedang mengimbau

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Darajat Arianto
Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbiyanto 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana.

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pesta kembang api untuk menyambut malam pergantian tahun ke tahun 2022 di Kabupaten Sumedang dipastikan tiada. Kepolisian Resor Sumedang mengimbau masyarakat untuk diam di rumah. 

Hal demikian dilakukan karena situasi di Sumedang dan umumnya di Indonesia masih dalam keadaan pandemi Covid-19. 

"Karena tetap dalam keadaan pandemi, baik di hotel maupun secara perorangan, tidak ada pesta kembang api. Lebih baik di rumah saja, evaluasi untuk tahun 2022," kata Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto, Rabu (15/12/2021) di Mapolres Sumedang. 

Eko mengatakan, dengan upaya itu, diharapkan tidak terjadi lagi kasus-kasus terpapar Covid-19 dengan varian virus yang semakin beraga itu. 

"Semoga Sumedang, dan Indonesia umumnya turun dari pandemi ke endemi," kata Kapolres.

Namun, meski perayaan pesta malam pergantian tahun dilarang, Polres Sumedang tetap mengantisipasi pergerakan masyarakat. 

Yang diantisipasi, termasuk juga peredaran minuman keras yang biasanya marak saat malam tahun baru tersebut. 

"Miras akan dipoerasi tetap seperti operasi lilin di tahun-tahun sebelumnya," kata Eko.

Karena tidak ada Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), masyarakat dari luar Sumedang tidak di larang untuk datang ke Sumedang.

Tetapi, Eko mengimbau agar masyarakat yang baru pertama kali datang ke Sumedang untuk mempelajari kondisi geografis kota berjuluk "Italy van Java" itu. 

"Sekarang ini musim penghujan, pelajari geografis Sumedang dan waspada titik-titik longsor," katanya. 

Menurut Eko, lokasi rawan longsor di Sumedang cukup banyak. Karenanya, pengendara perlu waspada saat melintah daerah bertebing dan jangan melakukan perjalanan di malam hari. 

"Tentu saja lengkapi perjalanan dengan surat keterangan bebas covid," kata Eko seraya menyebut pada 24 Desember 2021, sebanyak 12 pos pantau Nataru 2022 telah siap untuk dipakai pengamanan pada operasi lilin. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved