Satu Monyet Liar di Ciamis Mati Ditembak, Ratusan Ayam dan Puluhan Kambing serta Domba Jadi Korban

Dari 25 kambing dan 3 domba korban serangan monyet liar di Desa Kiarapayung Rancah Ciamis selama tiga bulan terakhir, sisakan satu kambing.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar/Ahmad Ripai
Kebun bambu persis belakang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) 45 Kuningan, tiba - tiba jadi habitat fauna primata alias monyet liar. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS -  Dari 25 kambing dan 3 domba korban serangan monyet liar di Desa Kiarapayung Rancah Ciamis selama tiga bulan terakhir, sisakan satu kambing.

“Sebagian besar sudah dijual oleh pemiliknya. Ada juga yang disembelih. Yang mati tentu sudah dikubur,” ujar Kasi Keswan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Ciamis drh Intan Widiyaningrum kepada Tribun Rabu (15/12).

Seperti yang diberitakan sebelumnya, sejak Oktober warga Desa Kiarapayung Rancah resah karena monyet liar yang ganas dan suka mengamuk menyerang hewan ternak warga.

Baca juga: Teror Monyet Liar di Rancah Ciamis, Warga Terpaksa Jual Murah Ternak Mereka yang Terluka

Hewan ternak warga luka-luka berdarah setelah dicakar monyet liar yang datangnya entah dari mana.

Pihak Desa Kiarapayung mencatat ada 25 ekor kambing dan 3 ekor domba jadi korban amuk monyet liar tersebut. Enam mati karena pendarahan hebat setelah mengalami luka terkoyak di bagian leher. Berikut ayam juga jadi sasaran, ada 300 ayam yang jadi korban.

Serangan monyet liar yang jumlahnya diperkirakan 2 ekor tersebut paling parah seminggu terakhir. Warga harus ronda untuk siaga manakala monyet liar menyerang.

Baca juga: Monyet Liar Lukai dan Gigit Balita di Kuningan, Korban Dirawat di Rumah Sakit, Petugas Lakukan Ini

Ronda dan perburuan monyet liar tersebut dilakukan siang dan malam. Selasa (14/12) sore, seekor monyet liar yang sudah bikin resah warga dilumpuhkan oleh penembak jitu dari Perbakin.

Monyet tersebut kepergok saat menyerang kambing milik warga di Blok Ciparanje Dusun Margamulya Desa Kiarapayung.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Ciamis Rabu (15/12) siang menurunkan Tim Keswan ke desa tersebut.

“Selain mengumpulkan informasi. Kami tadi juga melakukan layanan pengobatan ternak korban serangan monyet,” ujar drh Intan Widiyaningrum.

Dari puluhan kambing dan domba luka-luka korban serangan monyet tersebut menurut drh Intan tinggal hanya seekor yang masih tersisa.

Tim Keswan Disnakan Ciamis batal melakukan obervasi dan juga tidak jadi mengambil sampel karena monyet liar yang mati ditembak sudah terlanjur dikubur. Tokoh masyarakat dan pihak desa berkebaratan kalau bangkai monyet yang sudah terlanjur dikubur tersebut dibongkar lagi.

“Katanya pelaku (monyet) tersebut kan ada dua. Mudah-mudahan yang satu lagi bisa secepatnya diketahui keberadaannya dan ditangkap”,ujar drh  Intan.

Meski satu ekor monyet sudah tertangkap,  warga dan tim gabungan masih melakukan ronda dan perburuan karena kata warga masih ada seekor monyet lagi yang masih bebas berkeliaran.

“Bila yang satu ekor itu tertangkap, mudah-mudahan bisa diketahui apakah monyet tersebut monyet liar atau monyet bekas dipelihara. Dan yang penting diketahui kondisi kesehatannya ,” ungkapnya (andri m dani)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved