Inilah Misi Novel Baswedan eks Penyidik KPK Setelah Menerima Jadi ASN Polri

Eks penyidik KPK Novel Baswedan menerima jadi ASN di Mabes Polri, Tak semata menerima, dia ternyata punya misi.

Editor: Mega Nugraha
Tribunnews.com/Gita Irawan
Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan usai memberikan keterangan ke Komnas HAM terkait dugaan pelanggaran HAM dalam proses alih status pegawai KPK ke Aparatur Sipil Negara (ASN) di kantor Komnas HAM Jakarta pada Jumat (28/5/2021). 

TRIBUNJABAR.ID- Eks penyidik KPK Novel Baswedan menerima jadi ASN di Mabes Polri, Tak semata menerima, dia ternyata punya misi.

"Tentunya (ingin kembali KPK). Saya yakin ketika sekarang pegawai KPK adalah ASN tentunya dengan memilih menjadi ASN Polri pada dasarnya suatu saat saya berkeinginan kawan-kawan yang punya semangat dan kompetensi keahlian yang luar biasa serta memiliki integritas yang tinggi yang selama ini telah ditunjukkan pada saat tertentu bisa kembali ke KPK," kata Novel Basedan di Mabes Polri, Selasa (7/12/2021).

Kemarin, Novel Baswedan jalani seleksi kompetensi di Gedung TNCC Mabes Polri.

Baca juga: Masih Ingat Pak Ogah di Film Si Unyil, Kini Sering Marah-marah dan Nasibnya Memprihatinkan

Ia mengaku masih berkomitmen kuat memberantask korupsi di KPK. Apalagi, tren kepercayaan pada masyarakat pada KPK menurun.

Kata dia, kemungkinan kembali ke KPK saat pimpinan KPK berganti.

"Tentunya saat itu hanya bisa terjadi ketika pimpinan KPK-nya punya keinginan yang sungguh-sungguh memberantas korupsi. Bukan justru menutupi perkara atau pelaku bermasalah. Saya kira saat itu akan kami tunggu. Kita berkeinginan saat itu tidak terlalu lama," jelasnya.

Hal senada dikatakan eks Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo mengatakan hal senada. Dia ingin kembali ke KPK seusai ditugaskan di Polri.

Baca juga: Alumni Akpol, Jadi Perwira Polisi lalu Jadi Penyidik KPK, Novel Baswedan Terima Jadi ASN Polri

"Saya masih yakin bahwa saya bisa kembali ke KPK untuk bisa kembali membangun kepercayaan masyarakat kepada KPK," katanya.

Dia apresiasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang merekrut eks pegawai KPK jadi ASN Polri.

"Saya menjadi ASN Polri karena saya melihat dan mendengar pidato dari Pak Kapolri bahwa beliau ingin kita bangsa ini optimis terhadap pemberantasan korupsi sehingga ingin merekrut kami,sehingga kami akan fokus dalam penugasan-penugasan," katanya.

Novel Baswedan bersama sejumlah pegawai KPK yang diberhentikan ditawari jadi ASN Polri.

"Saya posisi menerima (jadi ASN Polri)," kata Novel Baswedan di Mabes Polri, Senin (6/12/2021).

Mayoritas eks pegawai KPK itu menerima jadi ASN Polri setelah ditawari oleh Kapolri Jenderal Sigit Listyo Sigit Prabowo.

Baca juga: PROFIL Arief Hidayat, Terpilih Sebagai Ketua PA GMNI lewat Kongres di Bandung yang Dibuka Jokowi

"Kenapa kami memilih itu pada akhirnya, kita tahu ya belakangan ini masalah korupsi, fenomena korupsi banyak terjadi. Bahkan bisa dikatakan masif banyak dan nilainya pun semakin lama kalau kita lihat semakin besar-besar," kata dia.

Ia mengatakan bahwa penanganan kasus korupsi di KPK saat ini tidak sebaik KPK dulu. Itu tidak lepas dari kualitas kepemimpinan disana.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved