Breaking News:

Ridwan Kamil Tegaskan Tidak Ada Agenda Libur Sekolah, Akhir Tahun Akan Ada Pengetatan Aktivitas

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan tidak ada libur sekolah di akhir tahun 2021 seperti biasanya. Pihaknya pun akan menggelar sejumlah

Tribun Jabar / Cipta Permana
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan tidak ada libur sekolah di akhir tahun 2021 seperti biasanya. Pihaknya pun akan menggelar sejumlah pengetatan PPKM Level 3 berupa razia, penyekatan, dan pembatasan aktivitas masyarakat.

"Sekolah kan tidak libur anak-anak. Tetapi sekolah sebagai upaya mengurangi adanya potensi libur panjang berombongan sekeluarga, kami putuskan tidak ada libur sekolah," katanya di Bandung, Jumat (3/11).

Upaya ini, kata Ridwan Kamil, dilakukan untuk mencegah penambahan kasus Covid-19 yang sudah melandai.

"Di PPKM Level 3 ada penyekatan, pengurangan, ada razia, macam-macam. Dan diharapkan ada pengorbanan sekali lagi supaya kita bisa hidup lebih normal lagi di awal tahun, karena tahun lalu ada peningkatan," katanya.

Ia mengatakan di akhir tahun pun akan semakin mempercepat vaksinasi Covid-19.

"Kita dorong kepala daerah kota dan kabupaten yang mengalami dinamika kesulitan karena sebagian warga menganggap Covid sudah selesai, ngapain divaksin lagi gitu. Itu curhatan para kepala daerah," katanya.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat meniadakan Libur Natal pada 24 Desember 2021 dan meniadakan cuti selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2022, yakni 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022.

Pembagian rapor yang semula dijadwalkan 23 Desember 2021 pada kalender pendidikan Tahun Pelajaran 2021/2022 dimundurkan ke tanggal 10 Januari 2022, bersamaan dengan hari pertama masuk sekolah semester genap Tahun Pelajaran 2021/2022.

Kepala Dinas Pendididikan Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi mengatakan hal tersebut ditetapkan dalam surat edaran menjelang akhir semester ganjil.

Surat edaran Disdik Jabar tersebut sebagai tindak lanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan Penanggulangan Covid-19.

"Kegiatan selama periode Natal dan Tahun Baru (24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022) diserahkan sepenuhnya kepada satuan pendidikan masing-masing dengan melaksanakan kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter atau kegiatan Pengembangan Potensi siswa lainnya dengan memperhatikan protokol kesehatan," katanya melalui ponsel, Rabu (1/12).

Walaupun dibagikan Januari, surat tersebut pun menyatakan penetapan rapor semester ganjil sesuai kalender pendidikan Tahun Pelajaran 2021/2022 pada tanggal 23 Desember 2021.

Ia mengatakan keputusan ini diambil berdasarkan langkah pemerintah yang memberlakukan kembali PPKM Level 3 dari tanggal 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved