Breaking News:

Pohon Singkongnya 'Berbuah' Granat saat Dipanen, Dipegang Karsono, Dilempar lalu Kabur

petani singkong kaget bukan main saat temuan granat. Saat panen singkong, pegang granat lalu dilempar.

Editor: Mega Nugraha
Surya / Imam
Petugas Jihandak Polda Jatim mengevakuasi granat yang ditemukan di bawah tanaman pohon singkong di Dusun Sumberjo, Desa Olak-alen, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, Minggu (28/11/2021) lalu. 

TRIBUNJABAR.ID- Siang kemarin, Karsono (53) senang bukan main karena akan panen singkong di kebunnya di Kecamatan Selorejo Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Panen singkong sendiri memang berhasil. Namun ada satu peristiwa yang membuatnya lari terbirit-birit. Saat itu, dia menggali tanah untuk mencabut singkong.

Namun, betapa kagetnya dia saat mengambil benda mirip singkong, ternyata keras dan seperti besi. Setelah diamati, dia ternyata memegang granat.

Baca juga: Unjuk Rasa Buruh Masih Akan Digelar di Bandung Hari ini, Minta Ridwan Kamil Tetapkan UMK

Karsono yang memegang granat itu, kemudian melemparnya lalu lari terbirit-birit dan melaporkan temuan itu ke warga dan aparat.

Kapolsek Selorejo, AKP Edi Sumartono menuturkan, temuan granat itu terjadi pada Minggu (28/11/2021).

Saat itu, Karsono menarik pohon singkong untuk mencerabut singkongnya. Namun kalau umbi singkong tertinggal di dalam tanah maka harus digali.

"Mungkin, saat itu ada singkong yang patah lalu tertinggal di dalam tanah, sehingga (Sudarsono) menggali dengan cangkul," kata Edi, Senin (29/11/2021).

Baca juga: Akibat Pohon Pinus Tumbang di Pamulihan Sumedang, Jalur Bandung-Sumedang Sempat Lumpuh

Namun beberapa saat kemudian Sudarsono heran karena cangkul seperti membentur sesuatu. Karena penasaran ia pun terus menggali sehingga ia bisa menemukan dan melihat bentuk benda yang terkena cangkulnya itu.

"Namun ia belum mengira kalau itu granat karena terbenam di antara akar umbi singkong dan bentuknya agak mirip singkong," paparnya.

Sudarsono juga sempat mengeluarkan granat bercampur tanah itu dengan cara memegangnya. Saat itulah, ia langsung sadar benda apa yang dipegangnya. Sudarsono kaget karena tanaman singkongnya 'berbuah' granat.

Seketika ia melempar peledak itu dan berlari dari kebunnya dan memberitahu warga lain. Dalam waktu singkat, kebun singkong itu dipenuhi warga, termasuk perangkat desa serta petugas kepolisian dan TNI.

Karena dianggap benda yang membahayakan, polsek pun menghubungkan Jihandak Polda Jatim. Petang itu juga petugas Jihandak langsung mengevakuasi granat sebesar kepalan tangan orang dewasa itu.

"Kami belum bisa memastikan kondisinya, apakah (granat) masih aktif atau tidak. Karena itu, dari pada beresiko maka kami datangkan ahlinya saja," tambah Edi.

Bahkan sampai sekarang belum ada kepastian apakah granat itu masih aktif atau tidak karena karena langsung dibawa tim Jihandak.

"Kami masih melakukan penyelidikan atas penemuan benda itu," tandasnya. ***

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved