Breaking News:

Obyek Wisata di KBB Buka Saat Libur Natal dan Tahun Baru, PHRI: Tak Ada Aturan Harus Tutup

Semua objek wisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB) tetap dibuka saat libur Natal dan Tahun Baru 2022. Sekalipun sedang berlaku PPKM Level 3.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Hilman Kamaludin
Kondisi di obyek wisata The Great Asia Africa Lembang setelah ditutup karena KBB masuk zona merah 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Semua objek wisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB) tetap dibuka saat libur Natal dan Tahun Baru 2022. Sekalipun sedang berlaku PPKM Level 3.

Namun selama objek wisata itu dibuka, nantinya bakal diterapkan pembatasan yang ketat. Seperti pembatasan pengunjung 50 persen untuk antisipasi membludaknya jumlah pengunjung di setiap objek wisata.

Wakil Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) KBB, Eko Supriyanto mengatakan, pembatasan mobilitas dan kapasitas pada PPKM Level 3 itu memang harus dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19.

Baca juga: Soal Hak Asuh Gala anak Vanessa Angel-Bibi Ardiansyah, Kak Seto Minta Utamakan Satu Hal

"Kami tidak ingin ada gelombang ketiga, jadi daripada nanti membludak lagi, kami sangat menghargai keputusan pemerintah karena kalau lose, nantinya malah bahaya," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (30/11/2021).

Seperti diketahui, pemerintah pusat memutuskan untuk menerapkan kembali PPKM Level 3 untuk mencegah mobilitas saat Nataru mulai 24 Desember hingga awal Januari 2022 mendatang.

Kendati demikian, kata Eko, kalangan pengusaha bisnis pariwisata di KBB mendukung kebijakan pemerintah untuk menerapkan kembali PPKM Level 3 pada akhir tahun nanti.

Baca juga: Sosok yang Pernah Melatih eks Pemain MU ini Bikin Madura United Gahar, Siap Melumat Persib Bandung

"Saya berpendapat sebaiknya memang seperti ini, seperti yang diputuskan pemerintah untuk mencegah terjadinya gelombang ketiga," kata Eko.

Namun, berdasarkan aturan PPKM Level 3 yang tercantum dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada saat liburan Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022, tidak ada aturan objek wisata harus ditutup.

"Tapi kami mengimbau para pelaku bisnis pariwisata untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan," ucapnya.

Menurutnya, upaya pencegahan seperti itu harus dilakukan supaya para pelaku wisata tidak tergoda untuk meningkatan pengunjung melebihi kapasitas sebesar 50 persen.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved