Breaking News:

Sudah Terima Gaji Tetap, Puluhan ASN di Majalengka Menerima Bansos Rp 200 Ribu Per Bulan

Sebanyak 78 ASN di Kabupaten Majalengka menerima bantuan sosial (bansos) senilai Rp 200 ribu per bulan.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mega Nugraha
dok Kemensos
Aplikasi cek bansos usul sanggah 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA- Sebanyak 78 ASN di Kabupaten Majalengka menerima bansos senilai Rp 200 ribu per bulan.

Hal itu diketahui berdasarkan dari temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.

Puluhan ASN itu, terindikasi masuk dalam data penerima bantuan pangan non tunai (BNPT).

Sekretaris Daerah (Sekda) Majalengka, Eman Suherman membenarkan adanya ASN di kota angin sebagai penerima bansos.

Baca juga: Sawah Berubah Seperti Jadi Laut Jawa, Wahudi Hanya Bisa Menatap di Bawah Pohon Rindang

Dikatakan dia, data ini berdasarkan dari temuan BPK RI.

"Total semuanya ada 78 (ASN) yang diindikasi menerima bansos" ujar Eman Suherman saat dikonfirmasi, Senin (29/11/2021).

Eman mengaku, pihaknya saat ini telah meminta instansi terkait untuk melakukan validasi tentang kebenaran persoalan tersebut.

"Tapi kami pun sudah minta kepada pak Kadinsos untuk melakukan pendalaman tentang kebenaran persoalan tersebut. Karena kami khawatir jangan-jangan ada kesalahan teknis, artinya kesalahan pengisian NIK (bagi) meraka (yang) mendapatkan bansos BPNT," ucapnya.

Dia merasa kaget sekaligus prihatin atas 76 ASN yang menerima bansos tersebut. Pihaknya meminta kepada ASN tersebut semisal masih ada dana transferan yang masuk ke rekeningnya maka jangan sampai diambil atau dicairkan.

Baca juga: Rekomendasi Kenaikan Upah Buruh di Purwakarta Sudah Diberikan Tanpa Diskresi Bupati, Ini Besarannya

"Sebagai pemerintah daerah kami merasa kecolongan karena seharusnya tidak pantas hal itu terjadi. Memang tidak ada keharusan untuk mengembalikan bansos yang sudah diterima akan tetapi sesuai arahan BPK, mereka, PNS yang menerima Bansos untuk segera mengundurkan diri (dari penerima bantuan) dan tidak lagi jadi penerima," jelas dia.

Lebih jauh Eman menyebut, masing-masing ASN itu menerima dana bansos senilai ratusan ribu rupiah.

"Bantuannya sebesar Rp 200 ribu bulan," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved