Breaking News:

UMK Purwakarta 2022

Rekomendasi Kenaikan Upah Buruh di Purwakarta Sudah Diberikan Tanpa Diskresi Bupati, Ini Besarannya

Menurutnya, perhitungan kenaikan upah tersebut berdasarkan hitungan inflasi nasional September 2021 terhadap September 2020 YoY sebesar 1,61 persen.

Penulis: Irvan Maulana | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Irvan Maulana
Ribuan buruk unjuk rasa meminta kenaikan upah di Jalan tengah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Senin (29/11/2021). 

Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana

TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG- Jumlah kenaikan upah minimum sektoral kota (UMSK) di Purwakarta telah direkomendasikan berdasarkan hitungan pertumbuhan ekonomi, namun kenaikan upah tersebut tanpa penambahan diskresi dari bupati.

Presidium Aliansi Buruh Purwakarta (ABP), Wahyu Hidayat, mengatakan rekomendasi kenaikan upah itu diberikan setelah putusan MK terkait Undang-Undang Cipta Kerja pada 25 November 2021.

"Kemarin sudah diberikan rekomendasinya, dengan berdasarkan pertimbangan dan argumentasi hukum Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang ketenaga kerjaan," ujar Wahyu melalui pesan tertulis, Senin (29/11/2021).

Wahyu menyebut besaran kenaikan upah tersebut senilai 6,58 persen.

"Usulan kenaikan upah kami 10 persen, tapi tetap kita syukuri kenaikan 6,58 persen dengan berdasarkan perhitungan PBD, ditambah inflasi dan tingkat produktivitas," kata dia.

Baca juga: Apindo Keberatan UMK Majalengka Diusulkan Naik Rp 360 Ribu: Tidak Ada Dasar Perhitungannya

Menurutnya, perhitungan tersebut berdasarkan hitungan inflasi nasional September 2021 terhadap September 2020 YoY sebesar 1,61 persen.

Lalu, pertumbuhan ekonomi Maret 2021 terhadap Maret 2020 YoY  sebesar 3,51 persen, tingkat produktivitas September 2020 terhadap September 2021 YoY sebesr 1,46.

"Berdasarkan rumus perhitungan tersebut, maka timbul angka kenaikan upah di Purwakarta sebesar 6,58 persen yang awalnya Rp 4.173.568 jadi Rp 4.448.189," kata Wahyu.

Perwakilan buruh di Purwakarta, ucapnya, sedang berunjuk rasa di Gedung Sate Bandung. Para buruh tengah menuntut Gubernur memberi rekomendasi kenaikan upah kepada Dewan Pengupahan Provinsi.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved