Breaking News:

Pencuri Kotak Amal di Masjid Al Aeni Kota Tasikmalaya Akhirnya Dilepas, Ini Alasan Pengurus DKM

Pihak pengurus DKM Masjid Al Aeni Kota Tasikmalaya, berbaik hati dengan melepas pencuri kotak amal masjid

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Siti Fatimah
Istimewa/ indramayu info
Ilustrasi pencuri kotak amal 

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Pihak DKM Masjid Al Aeni, Jalan Gudang Jero III, Kota Tasikmalaya, berbaik hati dengan memaafkan aksi J (23) warga Cirebon, yang mencuri kencleng masjid.

Dengan berdalih kehabisan ongkos pulang ke Cirebon, J nekat mencuri uang kencleng Masjid Al Aeni di Jalan Gudang Jero III.

Jalan Gudang Jero III ini tak begitu jauh dari Jalan RE Martadinata yang masuk ruas jalan negara Bandung-Ciamis via Kota Tasikmalaya yang dilalui bus berbagai jurusan.

Baca juga: Pencuri Isi Kotak Amal Masjid di Bandung yang Videonya Viral Ternyata Residivis Kasus yang Sama

"Kasus pencurian kencleng Masjid Al Aeni akhirnya tidak diproses hukum karena pihak DKM memaafkan J," kata Kapolsek Indihiang, Kompol Didik Rohim Hadi, Rabu (24/11) sore.

Hal itu berdasarkan pertimbangan kemanusiaan di mana J mengaku kehabisan ongkos pulang ke Cirebon dan akhirnya nekat mencuri uang kencleng masjid.

Selain itu, besaran uang kencleng yang sempat dibawa J pun tak seberapa, hanya Rp 400 ribu.

Baca juga: Perlu Diwaspadai, Tertangkap Kamera CCTV, Pria Curi Kotak Amal Masjid di Kuningan, Ini Ciri-cirinya

"Jadi tak ada proses hukum dalam peristiwa ini. Kami menghargai keputusan pihak DKM yang kami tindaklanjuti dengan menghentikan proses hukumnya demi kemanusiaan," kata Didik.

Seperti diketahui, J nekat mencuri uang kencleng Masjid Al Aeni namun akhirnya tepergok pengurus DKM dan warga.

Ia berupaya kabur namun karena tak tahu medan akhirnya terjebak di tepi sungai yang melintasi kawasan padat permukiman itu.

Baca juga: Bocah di Indramayu Diamuk Massa, Kepergok Mencuri Kotak Amal, Begini Kondisinya Sekarang

Karena tak ada jalan lain, J akhirnya nekat nyemplung ke sungai yang airnya cukup deras dan bertahan di sana.

Warga yang melihat keadaan itu meminta J naik tapi diduga takut J tetap bertahan.

Akhirnya datang pengurus DKM membujuk J agar naik. J pun akhirnya menurut dan kemudian diamankan

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved