Breaking News:

Ono Surono Sesalkan Pembongkaran Rumah di Sempadan Sungai Cikapundung

Anggota Komisi IV DPR RI, Ono Surono menyesalkan pembongkaran rumah di sempadan Sungai Cikapundung Kolot

Editor: Ichsan
dok.pribadi
Ono Surono Sesalkan Pembongkaran Rumah di Sempadan Sungai Cikapundung 

TRIBUNJABAR.ID - Anggota Komisi IV DPR RI, Ono Surono menyesalkan pembongkaran rumah di sempadan Sungai Cikapundung Kolot, Jalan Binong Jati, RW 04 dan RW0 6, Kota Bandung.

Pembongkaran ini dilakukan oleh Pemerintah Kota Bandung, BBWS Citarum bersama Satuan Tugas Citarum Harum.

"Saya minta pembongkaran rumah di RW 04 dan 06 Jalan Binong Jati ini ditunda dulu. Karena ada 60 rumah yang memiliki bukti-bukti kepemilikan sertifikat," kata Ono, dalam rilisnya setelah mengunjungi sempadan Sungai Cikapundung Kolot, Jalan Binong Jati, Kota Bandung.

Ono mengatakan, dengan adanya bukti kepemilikan dari warga, pihak terkait harus menelusuri dan melakukan verifikasi serta validasi, sehingga pembongkaran harus ditunda.

Tak hanya itu, Ono menekankan, Pemkot Bandung harus memberikan uang kerahiman atau ganti untung.

Baca juga: Bandung Dikepung Banjir, 1 Rumah Hanyut di Sungai Cikapundung, Ini 26 Titik Banjir Kemarin

Bahkan bila merujuk pada Perpres No 15 Tahun 2018, Pemerintah melalui Kementerian ATR-BPN seyogyanya harus memberikan dukungan dalam pengadaan tanah dan penataan ruang untuk penganganan dampak sosial.

"Sehingga bila terjadi penertiban dan menimbulkan dampak sosial dan ekonomi, sudah seharusnya pemerintah memberikan uang kerahiman atau ganti untung, bahkan memberikan tempat/rumah baru bagi rakyat yang terdampak. Disini, menurut informasi yang diperoleh, warga tidak mendapatkan uang sepeserpun padahal mereka sudah berpuluh-puluh tahun tinggal di lokasi ini," ujarnya.

Ono juga meminta agar Pemkot tak menyalahkan warga dan menganggap rumah mereka sebagai bangunan liar.

Kenyataannya, kata Ono, warga telah tinggal puluhan tahun di lokasi tersebut sehingga tak menutup kemungkinan ada pembiaran dari pemerintah setempat.

“Intinya pembangunan ini suatu keniscayaan, harus seimbang antara pemukiman dengan lingkungan. Saya pribadi mendukung program Citarum Harum yang ingin mewujudkan Kota Bandung bebas banjir. Tapi harus diperhatikan juga aspek kemanusiaan dan sosial, jangan sampai memunculkan kemiskinan dan kesengsaraan baru," kata Ono.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved