Selasa, 2 Juni 2026

2 Alasan Kasus Subang Ditangani Polda Jabar, Kinerja Anak Buah AKBP Sumarni Dipertanyakan

Kinerja anak buah AKBP Sumarni Kapolres Subang tangani kasus perampasan nyawa Amalia dipertanyakan setelah kasus itu ditangani Polda Jabar

Tayang:
Penulis: Dwiky Maulana Vellayati | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar/Dwiki MV
Petugas kepolisian saat kembali mendatangi lokasi kejadian perampasan nyawa ibu dan anak di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (15/9/2021). 

TRIBUNJABAR.ID,SUBANG- Kinerja anak buah AKBP Sumarni Kapolres Subang dalam menangani kasus perampasan nyawa Amalia dan ibunya, Tuti dipertanyakan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polda Jabar mengambil alih penanganan kasus Subang yang sudah berjalan 3 bulan namun tak juga menemukan pelaku.

"Kami jelas mempertanyakan selama ini apa yang dilakukan Polres Subang dalam mengungkap kasus Subang selama 3 bulan belum membuahkan hasil dan masih belum menangkap pelaku," ucap Rohman Hidayat kuasa hukum Yosef saat dihubungi melalui sambungan seluler, Selasa (23/11/2021).

Baca juga: TKW Asal Indramayu Curhat Jadi Pekerja Seks di Dubai, Tak Mau Pulang Tapi Hanya 1 Permintaannya

Rohman Hidayat juga mempertanyakan setelah apa yang dijalani Yosef yang diperiksa 15 kali namun tidak menemukan titik terang.

"Saya kira itu mungkin salah satu faktor yang saat ini proses penyidikannya dilimpahkan ke Polda Jabar, artinya, selama klien kami dipanggil sebanyak 15 kali hasilnya seperti apa," katanya.

Pihaknya tak mempermasalahkan apabila proses penyidikan selanjutnya dilakukan langsung oleh Polda Jabar.

"Sejauh ini belum dapat kabar pemanggilan dari klien kami, walaupun nanti polisi masih ingin membutuhkan keterangan dari Pak Yosef dimanapun itu saya siap mendampinginya," ujar Rohman.

Baca juga: Alasan Utama Ro Guru MTS Harapan Baru Ciamis Tersangka 11 Pelajar Mati Tenggelam saat Susur Sungai

2 Alasan Kasus Subang Diambil Alih Polda Jabar

Penanganan kasus Subang dipastikan ditangani Polda Jabar setelah 3 bulan ditangani Polres Subang setelah Kapolda Jabar minta reserse segera ungkap pelaku

Kasus perampasan nyawa Amalia dan ibunya, Tuti pada 18 Agustus 2021 itu belum terungkap hingga 23 November 2021.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago mengungkap alasan pengambil alihan penanganan perkara tersebut.

"Pelimpahan kasus tersebut dilakukan agar alat bukti dan petunjuk dapat dikaitkan dengan alat digital yang ada di Polda," ujar Erdi A Chaniago di Mapolres Sumedang, Senin (22/11/2021).

Di sisi lain, kasus Subang ini sudah memakan waktu cukup lama. Padahal, Polres Subang sudah menangani perkara ini selama 3 bulan dibantu Polda Jabar dan Polres Subang. Sehingga, alasan kedua kasus itu ditangani Polda Jabar supaya lebih cepat.

"Agar penanganannya lebih obyektif dan efisien," ucap Kombes Pol Erdi A Chaniago.

Baca juga: Setelah Irjen Suntana Bersuara, Kasus Subang Diambil Alih Polda Jabar, Begini Alasannya

Erdi menyebutkan, hingga kini penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap sejumlah saksi. Dari pemeriksaan tersebut, kata Erdi, telah mengerucut pada sejumlah saksi yang mungkin bakal jadi tersangka.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved