Jumat, 8 Mei 2026

Berkah Gofood, Jualan Soto Bisa Siang Malam, Makin Laris Manis Berkat Dukungan Program Desa Digital

Hasan dapat berkah Gofood, jualan soto ayam kini bisa siang dan malam. Dukungan Desa Digital makin mudah bangun usaha, pemasaran via online.

Tayang:
Penulis: Kisdiantoro | Editor: Kisdiantoro
Tribunjabar.id/Kisdiantoro
Hasan dapat berkah Gofood, jualan soto ayam kini bisa siang dan malam. 

Digitalisasi ini merupakan salah satu upaya untuk menjawab tantangan akan surutnya bisnis UMKM imbas pembatasan aktivitas dan mobilitas masyarakat.

Ridwan Kamil memberi bukti, pertumbuhan ekonomi kreatif yang tidak berbasis kerumunan (menerapkan digitalisasi) mengalami pertumbuhan sebesar 40 persen di tengah pandemi Covid-19.

“Ada ekonomi kreatif yang tidak berbasis kerumunan itu justru tumbuh. Di Jawa Barat tercatat, industri kreatif yang berbasis digital itu tumbuhnya malah tinggi 40 persen,” papar pria yang akrab disapa Kang Emil dalam diskusi secara virtual, Kamis (2/9/2021).

“Ada juga game developer di Kota Bandung yang pendapatannya naik 4 kali lipat. Ada juga pengusaha pangan yang dia sudah siap dengan supermarket digital-nya, dan pendapatan naik 3 kali lipat,” sambungnya.

Dari adanya contoh kasus tersebut, Emil mengatakan bahwa tidak semua lini bisnis usaha mengalami penurunan kinerja yang signifikan akibat pandemi.

Namun, terdapat pula beberapa bisnis yang mengalami peningkatan. 

Oleh karena itu, pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini terus aktif mendorong UMKM untuk mulai memanfaatkan fasilitas digital, terutama dalam upaya mendongkrak pemasaran.

“Pokoknya digital ini adalah kewajiban, bukan pilihan. Covid mengajarkan, siapa yang tidak suka digital, maka dia akan jadi pecundang,” papar Kang Emil.

“Dan siapa yang hijrah dan memahami digital, maka dia akan menjadi pemenang,” jelasnya.

Dukungan Desa Digital

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bertekad menjadikan seluruh warga melek digital. Salah satunya adalah dengan program Desa Digital.

Menurut Ridwan Kamil, lewat program ini diharapkan penguasaan digital tidak hanya terjadi di kota-kota besar saja. Melainkan masyarakat di desa juga bisa andal menggunakan teknologi digital.

"Digital inklusif jangan sampai pintar digital hanya dikuasai orang kota. Jawa barat bertekad menjadikan Desa Digital sebagai unggulan," kata Ridwan Kamil saat menjadi pembicara Road to Indonesia Digital Conference (IDC) 2021 secara virtual, Selasa (16/11/2021).

Lewat program ini, diharapkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa bisa meningkat. Lewat digital, akses informasi dan ekonomi terbuka lebar hingga ke dunia internasional.

Apalagi, potensi dari ekonomi digital di Indonesia sangat besar. Berdasarkan data Google, Temasek, dan Bain & Company 2020, total ekonomi digital Indonesia pada 2020 adalah USD44 juta atau setara Rp 631 triliun, dan akan meningkat pada 2025 menjadi USD124 atau setara Rp1.744 triliun.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved