Breaking News:

Saat Tengah Hari Tebing 20 Meter Tiba-tiba Longsor, Tutup Total Jalur Alternatif di Cibinong Cianjur

Bencana longsor memutus jalur alternatif warga Desa Pamoyanan dan Cikangkareng, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, Jumat, yang menutup total jalur

Dok. Warga
Longsor menerjang kawasan jalan alterbatif di Kecamatan Cibinong, Cianjur, Jumat (12/11/2021). 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Ferri Amiril

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Bencana longsor memutus jalur alternatif warga Desa Pamoyanan dan Cikangkareng, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, Jumat (12/11/2021).

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa longsor tersebut namun longsoran tebing setinggi lima puluh meter telah menutup total jalur alternatif sepanjang 20 meter.

Kepolisian dari Polsek Cibinong dikabarkan sudah meninjau lokasi longsor dan memastikan tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Seorang warga Desa Cikangkareng, Alit (45) mengatakan bahwa jalan alternatif Bodag di Kampung Cibenteng Desa Pamoyanan, Kecamatan Cibinong, biasa digunakan warga untuk memotong jalur agar lebih cepat ke Cikangkareng.

"Kalau sedang tidak hujan, banyak warga yang menggunakan jalur alternatif Bodag," ujar Alit melalui sambungan telepon sore ini.

Alit mengatakan, jika sedang hujan jalur jalan tersebut jarang digunakan oleh warga.

"Itu bukan jalur utama, jalannya sebagian masih berupa tanah dan sebagian sudah diaspal," ujar Alit.

Alit mengatakan, jalur tersebut tidak begitu vital namun warga sering menggunakan karena bisa memotong jarak tempuh.

Terlihat tanah merah dan batu dari tebing menutup kawasan jalur alternatif tersebut.

Sekretaris Desa Cikangkareng Anwar Buchori mengatakan longsor terjadi siang tadi sekitar pukul 12.00 WIB.

"Tak ada korban jiwa pa, longsor tadi terjadi sekitar pukul 12.00 WIB," ujar Anwar. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved