Kisah Dadang yang Sumurnya Mendadak Penuh Minyak, Diminta Mengungsi, ''Tapi Mau Mengungsi ke Mana''
Dadang terkejut karena sumur miliknya tiba-tiba penuh minyak dan berbau solar.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: taufik ismail
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Mimik kebingungan masih terlihat di wajah Dadang (50) saat menceritakan sumurnya yang tiba-tiba penuh dengan minyak.
Baunya, kata Dadang, seperti solar. "Terasa lengket saat dipegang..."
Ditemui di kediamannya di Dusun Baturumpil, RT 01/07, Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Senin (8/11/2021) sore, Dadang mengatakan tak ada yang aneh saat membuat sumur sedalam 14 meteran itu di belakang rumahnya.
Layaknya sumur, air yang keluar bersih dan jernih.
"Namun sudah sepekan ini kerap tercium bau solar di lokasi sumur," kata Dadang.
"Padahal, di sini tidak ada jalur pipa milik PT Pertamina."
Karena penasaran, kata Dadang, ia pun menimba air di sumurnya, Minggu (7/11/2021).
Tangan Dadang yang basah dengan air bercampur minyak bahkan sempat ikut terbakar saat ia menyalakan korek untuk merokok.
Namun, saat itu, Dadang masih beranggapan bahwa minyak yang tercampur dengan air di sumurnya adalah minyak tumpahan, bukan minyak yang menyembur sendiri dari sumur.
Itu sebabnya, bersama salah seorang tetangganya, Dadang pun kemudian menguras sumurnya dengan harapan air sumur bisa kembali jernih.
"Sejak pukul sembilan pagi hingga pukul tujuh malam kami terus menyuras sumur itu. Tapi minyaknya ternyata tak kunjung habis. Akhirnya, saya pun melaporkan kejadian ini kepada Ketua RT. Kalau ada orang yang jahil membuang solar ke dalam sumur, pasti solarnya akan habis, tapi ini masih banyak," ujarnya.
Dadang mengatakan, tak lama setelah kabar sumurnya mengeluarkan minyak tersebar, puluhan warga berbondong-bondong datang. Ada yang sekadar menonton karena penasaran.
"Tapi banyak juga yang meminta minyaknya. Katanya, untuk memijat. Ada juga yang minta minyak sumur mencuci rantai sepeda motor dan membersihkan engsel pintu, bahkan ada juga yang meminta untuk bahan kompor. Tadi mah banyak yang ke sini, " kata Dadang.
Dadang mengatakan, setelah ia melaporkan kondisi sumurnya ke Ketua RT, petugas dari kantor desa dan kecamatan serta Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Sumedang juga berdatangan ke rumahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/sumur-bor-milik-dadang-50.jpg)