Breaking News:

Usai Temuan 5 Pelajar di Cirebon Terpapar Covid-19, Pemkot Cirebon Bakal Gelar Tes Acak Lagi

Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi, mengatakan, tes acak itu bakal dilaksanakan kembali pada pekan ini sebagai bahan evaluasi PTM terbatas.

Tribun Cirebon/ Ahmad Imam Baehaqi
Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Pemkot Cirebon telah melakukan tes acak terhadap para pelajar yang mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Hasilnya ditemukan lima pelajar yang dinyatakan positif Covid-19. Mereka berasal dari SMP, madrasah, dan pondok pesantren di Kota Cirebon.

Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi, mengatakan, tes acak itu bakal dilaksanakan kembali pada pekan ini sebagai bahan evaluasi PTM terbatas.

Baca juga: Lima Pelajar di Kota Cirebon yang Ikut Belajar Tatap Muka Positif Covid-19, Hasil Tes Secara Acak

Namun, menurut dia, sasaran tes acak tersebut ialah sekolah lain yang belum melaksanakannya dari mulai tingkat SD hingga SMP.

"Kami sudah menginstruksikan Disdik Kota Cirebon untuk menyusun jadwalnya," kata Agus Mulyadi saat ditemui di Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Rabu (3/11/2021).

Ia mengatakan, tes swab acak sebelumnya dilakukan terhadap 600 siswa di enam sekolah berbeda di Kota Cirebon.

Pihaknya berharap, pada tes swab acak yang rencananya digelar pekan ini tidak ada lagi siswa di Kota Udang yang dinyatakan positif terpapar Covid-19.

"Nantinya, Disdik akan berkoordinasi dengan Dinkes Kota Cirebon untuk merumuskan teknis pelaksanaan random samplingnya," ujar Agus Mulyadi.

Sementara Kepala Disdik Kota Cirebon, Irawan Wahyono, menyampaikan, koordinasi dengan Dinkes tidak hanya mencakup pelaksanaan tes acak.

Namun, bakal membahas tentang penerapan protokol kesehatan di lingkungan sekolah sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Baca juga: UPDATE Penyebaran Virus Corona pada Pelajar di Kota Bandung, 213 Siswa dan 15 Guru Positif Covid-19

Bahkan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dishub dan Satpol PP Kota Cirebon untuk mencegah timbulnya kerumunan siswa saat jam masuk dan pulang sekolah.

"Pada intinya, kami akan komunikasikan dengan berbagai pihak tentang evaluasi PTM terbatas yang sudah berjalan sejak awal September 2021," kata Irawan Wahyono.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved