Breaking News:

Masih Ada Penerima Bantuan BPNT Saldonya Nol, Padahal Ngeceknya Bisa Habiskan Uang Bayar Ojek

Dewan Pimpinan Daerah Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara Jabar mengatakan masih ada keluarga penerima manfaat BPNT belum mendapat saldo

TRIBUNJABAR.ID/FERRI AMIRIL MUKMININ
Tim Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara (YLPKN) Jabar sedang melakukan cek data ulang penerima bantuan BPNT di Cianjur, Jumat (29/10/2021). 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Ferri Amiril

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Dewan Pimpinan Daerah Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara (YLPKN) Jawa Barat mengatakan masih ada keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan pangan non tunai (BPNT) yang belum mendapatkan saldo.

Hal tersebut berdasarkan hasil monitoring rutin yang dilakukan oleh DPD YLPKN Jawa Barat.

"Dari hasil monitoring rutin, kami dari YLPKN masih menemukan adanya KPM BPNT yang belum menerima saldo atau masih kosong," kata Ketua DPD YLPKN Jabar, Hendra Malik, Jumat (29/10/2021).

Hendra mengatakan, seharusnya pemerintah dalam hal ini Dinas Sosial Kabupaten Cianjur lebih jeli lagi dalam pembenahan data.

"Saya rasa, ke depan kami dari YLPKN akan difokuskan lagi masalah data terlebih masih banyak KPM yang saldonya nol," katanya.

Berdasarkan hasil pantauannya, ada KPM yang terpaksa harus bolak balik ke agen e-warong untuk mengecek saldo bantuan program BPNT.

"Ada beberapa KPM yang saya lihat mondar-mandir hanya ingin memastikan saldonya. Ternyata setelah dicek masih kosong," katanya.

Untuk mengecek saldo tak sedikit KPM yang harus menyewa ojek.

"Bisa dibayangkan, KPM BPNT ini mendapatkan bantuan sebesar Rp 200 ribu, belum lagi harus membayar ongkos ojeknya bolak-balik sebesar Rp 60 ribu," katanya.

Namun, kata Hendra, untuk pendistribusian pada program BPNT saat ini mulai berangsur membaik sistemnya.

Seperti di beberapa agen e-warong terlihat sudah tidak lagi membagikan sembako dengan cara dipaketkan melainkan secara manual dan sesuai keinginan si KPM. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved