Breaking News:

SMA/SMK Swasta dan Negeri di Kota Bandung dan Cimahi Teken MoU dengan Universitas Widyatama

68 SMA dan SMK negeri swasta yang di bawah naungan Kantor Cabang Dinas (KCD) VII, Kota Cimahi dan Kota Bandung teken MoU dengan Universitas Widyatama

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Nazmi Abdulrahman
MoU Universitas Widyatama dengan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - 68 SMA/SMK negeri dan swasta yang berada di bawah naungan Kantor Cabang Dinas (KCD) VII, Kota Cimahi dan Kota Bandung teken MoU dengan Universitas Widyatama.

Penandatanganan MoU digelar di Gedung B Kampus Universitas Widyatama di Jalan Cikutra Kota Bandung, Selasa (26/10/2021).

Siti Sadiah Yuningsih, Kasi Pelayanan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, mengatakan bahwa kegiatan itu sebafai bagian dari Tri Dharma perguruan tinggi pada masyarakat khususnya di bidang pendidikan di SMA SMK.

"Dengan adanya kerjasama dengan Universitas Widyatama maka SMA SMK yang menjalin kerjasama dapat memanfaatkan fasilitas dan meningkatkan kualitas pembelajaran," kata Yuyun saat dihubungi pada Rabu (27/10/2021).

Baca juga: Merugi dan Kesulitan Biaya, Bus Damri Bandung Dikabarkan Hentikan Operasional Per 28 Oktober 2021

Kerjasama itu menurut Yuyun, bisa sebagai peluang bagi siswa SMA dan SMK untuk dapat lebih mudah memilih perguruan tinggi terbaik dan mencari peluang beasiswa. 

"Hal itu harus dimanfaatkan oleh kepala sekolah. Kemudian dosen-dosen ahli yang ada di Universitas Widyatama juga bisa membantu meningkatkan mutu pendidikan dan pembelajaran. Kolaborasi untuk meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah. Berbagi metode pembelajaran bagaimana kurikulum merdeka belajar di sekolah," imbuhnya.

Andang Segara, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Bandung, berharap dari MoU terjadi sinergitas antara sekolah menengah atas dan Universitas Widyatama untuk mengakselerasi proses pembelajaran di sekolah.

"Sehingga kami bersiap untuk membuat program-program dalam membekali siswa yang jauh lebih ke depan dan ini difasilitasi dan dipandu oleh Widyatama," kata Andang.

Di MoU itu, apabila fasilitas yang tidak tersedia di sekolah dan tersedia di Universitas Widyatama bisa dimanfaatkan oleh para siswa.

"Hal ini membuat anak-anak kami lebih cepat dalam proses belajar. Penyesuaian belajar itu terkait dengan merdeka belajar, tempat belajar itu bukan hanya di sekolah, tapi bisa di kampus, di mana saja," kata Andang.

Rektor Universitas Widyatama, Prof H Obsatar Sinaga mengatakan pihaknya merupakan kampus yang sudah jauh-jauh hari menjalankan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan sistem server dan bekerjasama dengan perguruan tinggi lainnya.

"Sistemnya sudah terintegrasi dengan mereka (perguruan tinggi). Makanya mereka juga (SMA SMK di KCD VII) ingin menerapkan beberapa aspek yang kaitanya dengan sistem interlinking antara sistem pendidikan kita dengan industri (merdeka belajar). Itulah mengapa kemudian kepala sekolah pada belaja," kata Obsatar Sinaga.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved