Breaking News:

Penemuan Mayat di Tasikmalaya

Ternyata Satpam Perempuan di Tasik Meninggal karena Ditembak Kekasihnya, Lalu Ini yang Terjadi

Polisi mengungkap kronologi meninggalnya satpam perempuan bernama Widia. Ternyata ia ditembak kekasihnya.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: taufik ismail
(tribun jabar/firman suryaman)
Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Aszhary (kiri), bersama Kasatreskrim, AKP Agung Tri Poerbowo di lokasi kosan, Sabtu (23/10) malam. (tribun jabar/firman suryaman) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Kronologi kematian sejoli yang jasadnya ditemukan di indekos di Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, diungkap Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Aszhari Kurniawan.

"Dari hasil identifikasi dan olah TKP serta autopsi terhadap kedua korban, yang meninggal duluan adalah yang perempuan disusul korban laki-laki," kata AKBP Aszhari Kurniawan, di Mapolres, Senin (25/10/2021).

Diungkapkannya, korban laki-laki berinisial S (56), awalnya menembak Widia (42), korban perempuan, di sekitar leher.

"Kemudian dia sendiri mengakhiri hidupnya dengan cara yang sama," kata Kapolres.

Kapolres menegaskan, tak ada keterlibatan orang lain karena hasil penyelidikan di lokasi tidak ditemukan jejak-jejak orang lain selain jejak kedua korban.

"Kami yakin dengan kesimpulan itu bahwa  S awalnya menembak korban perempuan. Lalu ia menembak dirinya sendiri," ujar Aszhari.

Saat dilakukan identifikasi dan olah TKP, kata Kapolres, selain ditemukan senjata api juga ditemukan dua proyektil berikut selongsongnya.

Diberitakan sebelumnya, warga Kampung Cibodas Pasar, Desa. Mekarwangi, Kecamatan Cisayong, dihebohkan dengan temuan mayat sejoli bersimbah darah di kamar kos.

Korban perempuan diketahui bernama Widia (42), seorang janda yang sehari-hari petugas Satpam di perusahaan garmen.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved