Tipis Memilih Rekan Bisnis Dari Para Partner Berpengalaman Jalankan Bisnis Bersama
embangun bisnis bersama rekan yang tepat bisa mengakselerasi performa bisnis. Sejumlah pelaku bisnis berbagi tips memilih rekan bisnis
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Mega Nugraha
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Membangun bisnis bersama rekan yang tepat bisa mengakselerasi performa bisnis. Kehadiran individu lain di dalam bisnis juga bisa memperluas perspektif, menambah teman bertukar pikiran, menyeimbangkan beban pekerjaan, hingga sinergi modal usaha.
Setiap individu pastinya memiliki kebebasan untuk memilih rekan bisnisnya, baik bersama orang yang baru dikenal, teman dekat, pasangan, bahkan keluarga sekalipun.
Namun, terlepas dari status hubungan yang telah dibangun dengan rekan bisnis tersebut, penilaian awal saat memilih rekan bisnis harus tetap dilakukan objektif agar tidak menimbulkan penilaian yang bias.
Melalui program ShopeePay Talk, ada Irvan Helmi yang membangun Anomali Coffee bersama sahabatnya sejak SMA. Lalu ada Pipiltin Cocoa bersama sang kakak, serta Helga Angelina yang mendirikan Burgreens bersama kekasih yang kini jadi suaminya.
Baca juga: Ingin Mulai Berbisnis?, Berikut Tips Jadi Reseller Sukses Ala Christine Lie, Founder 101red.com
Mereka membagikan tips memilih rekan bisnis:
1. Keterampilan berbeda, tujuan tetap sama
Salah satu fondasi yang dibutuhkan dalam mengembangkan bisnis bersama rekan dapat mulai dibangun dengan mencari rekan bisnis yang memiliki keterampilan berbeda.
Pada dasarnya setiap individu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, keterampilan berbeda dapat membantu para pemilik bisnis untuk saling melengkapi satu dengan lainnya dalam mendorong perkembangan bisnis.
Irvan Helmi, Co-Founder and Director of Anomali Coffee & Pipiltin Cocoa mengungkapkan, memilih rekan bisnis bukan hanya sekadar berlandaskan alasan sudah kenal baik sejak lama.
"Meskipun saya memilih menjadikan sahabat lama dan kakak saya sendiri sebagai rekan bisnis, saya tidak pernah mengenyampingkan kriteria utama yang saya cari dari seorang rekan bisnis yang baik, yaitu adanya
perbedaan keterampilan untuk saling melengkapi," ujar Irval secara virtual, Selasa (19/10/2021).
Di Anomali Coffee, Irvan lebih fokus menangani hal yang berhubungan dengan marketing dan kualitas produk, sedangkan rekannya, Agam, menangani keuangan bisnis dan strategi bisnis secara garis besar.
"Alhasil, saya banyak belajar dari Agam tentang strategi menjalankan bisnis dan pengalaman tersebut saya terapkan saat saya membangun Pipiltin Cocoa bersama kakak saya," ucapnya.
Sedangkan, sang kakak yang memang lebih mahir di bidang marketing lebih fokus menangani strategi marketing Pipiltin Cocoa.
Perbedaan keterampilan inilah yang dapat menjadi sebuah nilai tambah yang membuat kami memiliki perspektif yang lebih luas dalam mencapai tujuan
bisnis.”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-bisnis-atau-usaha-online.jpg)