Selasa, 28 April 2026

Warga Bandung Jadi Korban Pencurian Data Pribadi Modus Klik Link, Tetiba Utang ke Pinjol dan Diteror

Bahaya dan mengerikannya jika data pribadi dicuri dan digunakan tanpa izin untuk mengakses pinjaman online alias pinjol. Seperti dialami warga bandung

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman
TM, korban pinjol ilegal yang melaporkan sebuah aplikasi pinjaman online ke Polda Jabar. Polisi kemudian menggerebek ke Sleman, Yogyakarta. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bahaya dan mengerikannya jika data pribadi dicuri dan digunakan tanpa izin untuk mengakses pinjaman online alias pinjol.

Seperti yang dialami Tm (39) warga Bandung. Pada September 2021, dia menerima SMS berisi tagihan utang atas nama dirinya. Saat itu, dia kaget karena tidak punya utang ke pinjol

"Tiba-tiba ada SMS isinya saya katanya punya tagihan utang. Di SMS itu ada linknya, saya klik," kata Tm di Antapani Bandung, Sabtu (16/10/2021),

Dia tidak berpikiran ada pencurian data pribadi dalam kasus ini. Namun dia meyakini datanya dimilki oranglain sehingga bisa mengetahui nomor rekening tempat yang ditransfer, foto diri, alamat hingga nomor ponsel. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Polda Jabar Tetapkan 1 Debt Collector Pinjol Ilegal sebagai Tersangka, 79 Dipulangkan

"Kemudian saya klik, kemudian tiba-tiba ada dana masuk Rp1,2 juta saya kaget karena awamnya saya, saya coba untuk mengembalikan," ujar TM.

Masalah justru baru dimulai setelah TM mengembalikan uang tersebut. Ia kembali mendapat transferan masuk yang nominalnya naik terus hingga Rp. 2,8 juta ke nomor rekeningnya. Namun, setiap transferan yang masuk Ia hanya menerima 50 persen.

"Tapi ternyata tidak selesai semudah itu, akhirnya semakin jadi. Uang yang masuk itu tidak ada yang saya gunakan sama sekali dan tenornya hanya tujuh hari," katanya.

Teror Pinjol pun Datang

Belum usai keanehan saat dia terima SMS berisi link kemudian dia klik lalu ada pinjaman uang masuk ke nomor rekening yang tidak dia bagikan ke orang lain, kini masalah baru muncul.

Baca juga: Ini Sosok TM Korban Pinjol di Bandung yang Lapor Polda, Dijebak SMS, Polisi Langsung Gerak ke Sleman

Tagihan atas utang yang dia tidak ajukan mulai bermunculan. Dia tidak bayar utang tersebut karena merasa tidak berutang.

Teror dan ancaman mulai berdatangan saat ia tidak mengembalikan uang tersebut. Sebab, Ia merasa tidak melakukan peminjaman apapun.

"(Teror) masuk ke hp pribadi dan kontak keluarga, mereka langsung menghakimi saya, akhirnya saya down secara phisikis dan mental saya. Ada rasa takut ketemu orang, karena ada ancaman," ucapnya.

Khawatir dengan Keluarga

Akibat teror dan ancaman yang dilakukan debt collector pinjol ilegal itu, TM mengaku panik dan khawatir dengan keluarganya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved