Breaking News:

Konten Mistis di Youtube Terkait Kasus Subang, Kuasa Hukum Yosef akan Lakukan Ini: Itu Berbahaya!

Kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Kabupaten Subang, Jawa Barat, masih terus menjadi bahan perbincangan publik sampai dengan saat ini.

Tribun Jabar/Dwiki MV
Saat Yosef (55) beserta tim kuasa hukumnya akan memasuki salah satu bank di Kabupaten Subang, Selasa (12/10/2021). 

Sampai dengan hari ke-57, pihak kepolisian masih terus berupaya untuk mengungkap misteri kematian Tuti dan Amalia.

Kabar terbaru, pihak kepolisian saat ini sudah memintai keterangan dari 54 saksi.

Di sisi lain, kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Subang yang belum terungkap berdampak terhadap yayasan milik Yosef, suami dan ayah korban.

Rohman Hidayat mengatakan, sejak adanya kasus ini yayasan milik keluarga itu mengalami hambatan, terutama saat akan melakukan persiapan pembelajaran tatap muka (PTM).

Dikatakan Rohman, yayasan sebenarnya tidak terkait apa pun dengan peristiwa perampasan nyawa yang menimpa Tuti dan Amalia sekitar dua bulan lalu.

"Menurut keluarga yayasan ini tidak menjadi masalah, proses PTM harusnya bisa berjalan. Selama ini masih daring, persiapan PTM tidak bisa dilakukan, karena Yayasan bersatu dengan TKP," katanya.

Jika kasus ini terus berlarut dalam ketidak pastian, maka PTM di yayasan milik Yosef bakal terus molor.

Yosef pun, kata Rohman, berharap pelaku dari perampasan nyawa istri dan anaknya dapat segera terungkap dalam waktu dekat ini.

"Keluarga dari kemarin sudah menyampaikan ingin segera pelakunya terungkap, karena harus ada kepastian. Kalau sudah ada tersangkanya, beban dia pun tidak terlalu berat, sudah kehilangan anak dan istri, ini tidak mudah," ucapnya.

 
Buka Rekening Koran Korban 

Petugas kepolisan juga membutuhkan rekening koran milik Amalia, salah satu korban kasus Subang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved