Breaking News:

Buntut Tarif Parkir Rp 150 Ribu di Farm House Lembang, Dishub KBB Bina 156 Juru Parkir

Dishub Kabupaten Bandung Barat (KBB) turun tangan menyusul ada kejadian tiga oknum warga mematok tarif parkir Rp 150 ribu di objek wisata Farm House

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar/Wildan Noviansah
Suasana arus lalu lintas di Kawasan depan objek wisata Farm House Susu Lembang yang berlokasi di Jl. Raya Lembang No.108, Gudangkahuripan, Lembang, Kabupaten Bandung Barat,  Sabtu (13/2/2021).  

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Dishub Kabupaten Bandung Barat (KBB) turun tangan menyusul ada kejadian tiga oknum warga mematok tarif parkir Rp 150 ribu di objek wisata Farm House Lembang.

Aksi parkir liar itu dilakukan oknum warga berinisial KA (29), MJ (23), dan YC (41) terhadap pengelola bus pariwisata pada Sabtu (9/10/2021), di luar lahan parkir objek wisata Farm House. Mereka saat ini diamankan polisi.

Kepala Bidang Teknik dan Prasarana, Dinas Perhubungan KBB, Vega Prihambodo, mengatakan, setelah adanya kejadian itu pihaknya akan mengintensifkan pembinaan kepada para juru parkir (jukir) yang terdata secara resmi untuk antisipasi hal yang tidak diinginkan.

Baca juga: Viral Tarif Parkir Rp 150 Ribu di Farm House Lembang, Pemprov Jabar: Jangan Mahal Apalagi Malak

"Itu sebagai upaya untuk meningkatkan wawasan dan pelayanan dari juru parkir ke masyarakat pengguna kendaraan di kantung-kantung parkir resmi di kawasan perdagangan dan wisata, baik on street parking maupun off street parking," ujarnya di Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Kamis (14/10/2021).

Ia mengatakan, secara resmi juru parkir yang terdata di KBB ada 156 orang tersebar di 16 kecamatan yang sudah dilengkapi dengan rompi yang dikeluarkan Dishub, surat tugas, kartu anggota, dan tiket parkir.

Pihaknya menekankan kepada jukir itu untuk melayani dengan baik sopan dan ramah kepada masyarakat karena jika perilakunya tidak baik seperti mematok tarif yang tidak wajar, maka pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap para jukir itu secara berkala.

"Untuk tarif parkir di tepi jalan umum atau bahu jalan (on street parking) untuk motor Rp 1.000, mobil Rp 2.000, mobil box atau truk Rp 3.000, bus besar Rp 3.500, dan truk kontainer Rp 5.000," kata Vega.

Tarif parkir tersebut, kata Vega, mengacu kepada Peraturan Bupati Bandung Barat Nomor 77 tahun 2014 tentang Penyesuaian Tarif Retribusi Dibidang Perhubungan.

Vega mengatakan, zona parkir di KBB sendiri terbagi ke dalam enam titik, yakni Lembang, Parongpong, Batujajar, Padalarang, Cikalongwetan, dan Cililin.

"Hanya selama Covid-19 retribusi parkir turun drastis karena adanya pembatasan aktivitas masyarakat. Makanya dari target retribusi parkir tahun ini Rp 594.836.350, hingga 30 September baru tercapai 35,7 persen," ucapnya.

Menurutnya, retribusi parkir tersebut menurun karena untuk pasar modern atau parkir-parkir di pasar dan tempat-tempat wisata itu masuknya ke pajak.

Sedangkan, untuk Dishub saat ini hanya mengandalkan retribusi dari on street parking, yang potensinya ada di daerah Lembang dan Padalarang. 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved