Breaking News:

Ayah yang Rudapaksa Anak Tirinya yang Masih di Bawah Umur di Sukabumi Terancam Hukuman 15 Tahun Bui

H, kakek usia 59 tahun, ayah tiri yang rudapaksa N (13) asal Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terancam hukuman puluhan tahun penjara.

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - H, kakek usia 59 tahun, ayah yang rudapaksa anak tiri, N (13) asal Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terancam hukuman belasan tahun penjara.

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah menyebut, tersangka dikenakan pasal 81 ayat (1), (2), (3) dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

"Tentang Undang-Undang Perlindungan Anak, 15 tahun ancaman hukumannya," ujarnya, Rabu (13/10/2021).

Baca juga: Kasus Dugaan Ayah Tiri Rudapaksa Bocah di Bawah Umur di Sukabumi, Ketua DPRD Marah

Ia mengatakan, kejadian itu terjadi sejak 2019 hingga Agustus 2021. Diketahui setelah korban bercerita kepada sang nenek.

"Tindak pidana persetubuhan anak atau perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur yang dilakukan oleh ayah tiri. Kejadiannya sekitar 2019 sampai 2021, diketahui sekitar bulan Agustus. Bahwa korban atau anak ini bercerita kepada neneknya bahwa dia dicabuli oleh bapak tirinya," jelasnya.

Menurutnya, berdasarkan keterangan korban, modus tersangka melakukan aksi bejatnya itu meminta korban untuk memijat. Namun, kenyataan tersangka melakukan pemerkosaan terhadap korban.

"Korban mulai tinggal bersama tersangka beserta ibu kandungnya sejak 2019. Dimana perbuatan tersebut dilakukan saat ibu korban tidak ada di rumah, menurut pengakuan korban tersangka awalnya meminta tolong untuk memijat tersangka di dalam kamar. Namun, saat di dalam kamar bukan memijat melainkan tersangka mengajak korban berhubungan intim layaknya suami istri," terangnya.

"Namun, korban menolak dan tersangka secara paksa melakukan persetubuhan terhadap korban sehingga korban merasa kesakitan dan menangis, lalu tersangka membekap korban, selain melakukan kekerasan tersangka juga melontarkan ancaman kekerasan kepada korban. Tersangka melakukan perbuatan tersebut sudah sebanyak lebih dari 10 kali," ucapnya.*

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved