Breaking News:

Kasus Dugaan Ayah Tiri Rudapaksa Bocah di Bawah Umur di Sukabumi, Ketua DPRD Marah

Yudha Sukmagara mengaku marah dan kecewa dengan adanya dugaan kasus rudapaksa oleh ayah tiri terhadap anak di bawah umur di Curugkembar, Sukabumi

Tribun Jabar/ M Rizal Jalaludin
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara menanggapi ada dugaan kasus rudapaksa oleh ayah tiri terhadap anak di bawah umur di Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Dirinya marah mendengar kabar tersebut. Ia meminta penegak hukum memberikan hukuman seberat-beratnya.

"Intinya prihatin, marah, kecewa dan juga pelaku ini harus diberikan hukuman yang seberat-beratnya supaya memberikan efek jera bagi yang melakukan hal-hal tersebut, bagi si anak harus segera diraih, berkolaborasi mengembalikan mental si korban, ini kan sekarang sedang digodog (Perda) ini untuk melindungi anak dan perda ini harus tajam, Perda ini dibuat jangan hanya seremonial saja, harus betul-betul tajam dan melindungi masyarakat," kata Yudha via telepon, Rabu (13/10/2021).

Baca juga: FAKTA BARU, Ada Perbedaan Hasil Visum dari Kasus Dugaan Rudapaksa 3 Anak di Luwu Timur

Sebelumnya, Kapolsek Curugkembar AKP Muhlis mengatakan, peristiwa itu terakhir terjadi pada Agustus 2021 lalu.

Pihaknya mendapatkan laporan kasus itu Senin (11/10/2021) kemarin. Ia mengatakan, korban datang bersama ayah kandung dan neneknya ke Polsek Curugkembar melaporkan kasus tersebut.

"Kronologi kejadian diduga pelaku melakukan pencabulan tersebut dengan cara menarik korban yang sedang tidur di kamarnya," ujarnya via Whatsapp, Selasa (12/10/2021).

Menurutnya, korban diduga sudah 10 kali dirudapaksa oleh H (59) ayah tirinya. Selain dirudapaksa, saat menjalankan aksinya korban dibekap menggunakan bantal.

"Disamping menyetubuhi korban, pelaku membekap muka korban dengan menggunakan bantal. Disamping itu pelaku mengancam korban bilamana menceritakan kejadian tersebut kepada orang lain, maka korban akan dibunuh. Kejadian tersebut sudah terjadi sebanyak 10 kali dan kejdian tersebut terakhir terjadi pada bulan Agustus 2021," jelasnya.

Baca juga: Kronologi Ayah Tiri Durjana di Sukabumi Rudapaksa Anak Usia 13 Tahun, Korban Diancam Dirampas Nyawa

"Korban dan pelaku tinggal satu rumah dan pelaku merupakan ayah tiri korban," ucapnya.

Diketahui, saat ini kasus tersebut sudah dilimpahkan dan masih dalam penanganan Unit PPA Satreskrim Polres Sukabumi.

"Perkara tersebut kami serahkan ke Polres untuk dilakukan penanganan lebih lanjut," katanya.*

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved