Breaking News:

56 Hari Kasus Perempasan Nyawa Ibu dan Anak di Subang, Yoris dan Istri Alami Mimpi Sama, Soal Ini

Sudah 56 hari kepergian dari mendiang ibu serta adiknya Yoris tersebut, membuat dirinya terus memikiran sosok Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu

KompasTV
Yoris anak tertua Tuti Suhartini korban perampasan nyawa di Subang saat diwawancari di 40 hari kematian dua korban kasus Subang 

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Kepergian mendiang dari Tuti Suhartini (55) serta Amalia Mustika Ratu (23) korban perampasan nyawa yang terjadi pada 18 Agustus 2021 lalu masih menyisakan duka mendalam bagi keluarganya.

Tak terkecuali Yoris (34) anak tertua dari Tuti serta kakak dari Amalia.

Sudah 56 hari kepergian dari mendiang ibu serta adiknya Yoris tersebut, membuat dirinya terus memikiran sosok keduanya.

Bahkan Yoris mengatakan, sempat dimimpikan oleh ibunya tersebut dan berpesan untuk terus menjaga keluarganya.

Baca juga: Peliknya Kasus Subang, Petunjuk dan Motif Perampasan Nyawa Dicari di Transaksi Keuangan Amalia

"Emang kemarin-kemarin saya juga sempat mimpi mamah minta buat terus jaga keluarga," ucap Yoris di Subang, Rabu (13/10/2021).

Bukan hanya Yoris, istrinya pun sempat juga memimpikan sosok dari mertuanya tersebut.

"Dari istri saya juga pernah mimpi sosok mamah, minta suruh jaga saya juga, mungkin seperti itu mimpi sejak kepergian mamah sama Amalia," katanya.

Baca juga: Pengungkapan Kasus Amalia Subang Sudah Ada Titik Terang, Sebentar Lagi Pelaku Ditangkap

Dengan demikian, Yoris sendiri terus berharap agar kasus perampasan nyawa dari ibu serta adiknya tersebut agar segera terungkap oleh pihak kepolisian.

"Harapan saya mah tetap sama supaya pelaku secepatnya ditangkap sama pihak kepolisian dan dihukum seberat-beratnya," ujar Yoris.

Sementara itu, hingga hari ke 56 pasca peristiwa perampasan nyawa ibu dan anak di Kabupaten Subang, Jawa Barat, polisi belum juga bisa mengungkap siapa pelakunya.

Baca juga: 56 Hari Kasus Subang, Cucu Tuti Suhartini Bikin Gambar yang Bikin Yoris Kaget

Polisi sendiri masih terus melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan sepert data, informasi, dan keterangan dari saksi-saksi.

Dapat diketahui, hingga saat ini polisi telah memeriksa sebanyak 56 orang saksi.

Diharapakan dengan 56 orang saksi yang sudah diperiksa oleh pihak kepolisian dapat segera menyingkap tabir dari kasus perampasan nyawa ibu dan anak itu.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved