Sangarnya Si Totol Penghuni Gunung Tilu dan Menawannya Si Black Panther Penghuni Gunung Ciremai

Melihat macan tutul penghuni Gunung Tilu dan penghuni Gunung Ciremai yang garang

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mega Nugraha
Sangarnya Si Totol Penghuni Gunung Tilu dan Menawannya Si Black Panther Penghuni Gunung Ciremai - slamet-ramadhan-1.jpg
Dok TNGC
Ilustrasi Macan Tutul Slamet Ramadhan penghuni Gunung Ciremai
Sangarnya Si Totol Penghuni Gunung Tilu dan Menawannya Si Black Panther Penghuni Gunung Ciremai - macan-tutul-1.jpg
Instagram BBKSDA Jabar
Penampakan macan tutul di Gunung Tilu yang terekam kamera trap BBKSDA Jabar

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Seekor macan tutul jadi penghuni Gunung Tilu di Kabupaten Bandung. Gunung Tilu berstatus cagar alam setelah ditetapkan pada 1978.

Belum lama ini, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jabar berhasil memotret penghuni Gunung Tilu dengan kamera trap. Penghuni Gunung Tilu itu yakni Panthera Pardus atau akrab disebut macan tutul.

Hal itu diketahui dari unggahan Instagram BKSDA Jabar pada Jumat (20/8/2021). Dalam foto yang diunggah, tampak macan tutul itu menghadap kamera dengan mata menyala. Bintik hitam di tubuh dan wajahnya tampak begitu sangat jelas.

"Pemasangan kamera trap yang dilakukan bersama-sama Resort Gunung Tilu dan The Aspinall Foundation pada bulan Juni - Juli 2021 dengan 2 (Dua) Kamera Trap di lokasi yang terdapat tanda-tanda jejak seperti cakaran," tulis keterangan di Instagram BKSDA Jabar.

Penampakan macan tutul di Gunung Tilu yang terekam kamera trap BKSDA Jabar (Instagram BBKSDA Jabar)
BKSDA Jabar menyebut bahwa macan tutul yang berhasil dipotret kamera trap itu merupakan macan tutul muda.

Baca juga: Kondisi Slamet Ramadhan Si Penguasa Ciremai, Bulunya Hitam Mengkilap, Sempat Terlihat di Subang

"Hasil monitoring dan pemasangan kamera trap pada 11 Juli 2021 itu menghasilkan jepretan panthera pardus remaja pada 26 Juli & 2 Agustus 2021. Salah satu indikasi keluarga macan tutul berkembang dengan baik. Sebelumnya terakhir Desember 2020 terekam indukan individu dewasa," tulis mereka.

Dalam unggahannya itu, tampak juga petugas BKSDA Jabar menunjukan bekas cakaran macan tutul di batang pohon.

"Menemukan cakaran macan. Indikasinya disini tempat perlintasan macan," ujar salah satu petugas BKSDA Jabar.

Ini Penghuni Gunung Ciremai

Slamet Ramadhan, seekor macan tutul Jawa yang telah dilepasliarkan di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) pada bulan Juli 2019 lalu terus dipantau kondisinya melalui kamera pengintai yang dipasang.

Petugas Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Balai TNGC, Robi Gumilang, menyatakan, macan tutul 'penjaga' Gunung Ciremai ini dalam kondisi sehat.

Terakhir, pihaknya telah memantau pada bulan September 2021 yang mana kondisinya baik. Slamet Ramadhan si Black Panther yang berwarna hitam mengkilap ini, sehari-hari disebut macan kumbang.

Macan tutul dan macan kumbang ini satu jenis yang masih banyak orang menganggapnya sebagai spesies yang berbeda. 

"Dokumentasi terakhir September, Maret di sekitar bedeng Argamukti keadaan sehat," ujar Robi saat ditemui di Blok Malarhayu, Desa Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, Jumat (8/10/2021).

Robi menjelaskan, saat ini si Slamet Ramadhan berumur 3 tahun. Sebelum dilepas liarkan pada 2019 lalu, Slamet ditemukan di Kabupaten Subang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved