Breaking News:

Pasangan yang Nikah Siri di Garut Bisa Mendapatkan KK, Diarahkan Nikah Isbat, Ini Syaratnya

Pasangan yang menikah siri di Garut diarahkan untuk nikah isbat agar mendapat dokumen seperti KK dan tercatat di Disduk.

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Sidqi Al Ghifari
Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Pepi Tresnawati saat ditemui Tribunjabar.id di kantornya, Jumat (8/10/2021) sore. 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Kementerian Dalam Negeri mengeluarkan kebijakan bagi pasangan yang menikah siri bisa mendapatkan kartu keluarga (KK) sehingga tercatat di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Kebijakan tersebut sudah diterapkan di Kabupaten Garut, tapi dengan persyaratan surat pertanggungjawaban mutlak (SPTJM). 

Untuk meminimalisasi pencatatan perkawinan belum tercatat, dikarenakan tidak ada buku nikah dari KUA, Disdukcapil Garut memberi jalan keluar bagi pasangan nikah siri agar status pernikahannya tercatat. 

Yaitu dengan mengikuti nikah isbat yang diselenggarakan Pengadilan Agama Garut. 

"Kami di sini memberi solusi apabila anak-anak muda atau pun bapak ibu yang sudah terlanjur nikah siri dan belum punya buku nikah, kami arahkan agar nikah isbat," ujar Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Pepi Tresnawati saat ditemui Tribunjabar.id di kantornya, Jumat (8/10/2021) sore.

Pepi menjelaskan nantinya pasangan nikah siri tersebut setelah menjalani serangkaian nikah isbat, akan mendapat buku nikah dari pengadilan agama.

Buku nikah tersebut kemudian bisa mengubah status Nikah Belum Tercatat menjadi Nikah Tercatat di Kartu Keluarga yang bersangkutan.

"Karena kami tidak bisa mengubah status tersebut jika tidak ada keterangan resmi dari KUA berupa buku nikah," ucapnya.

Menurutnya pasangan nikah siri di Garut yang menikah pada tahun 2018 ke belakang masih bisa mencatatkan dirinya di Kartu Keluarga dengan status Nikah Belum Tercatat.

"Syaratnya harus dengan surat pertanggungjawaban mutlak (SPTJM), yang ditanda tangani pasangan dan saksi, di atas materai," ujarnya.

Di Kabupaten Garut sendiri menurut Pepi, pasangan yang baru nikah siri maupun pasangan yang sudah puluhan tahun menikah dan tidak memiliki buku nikah banyak yang mengikuti nikah isbat

"Animonya bagus sekali, banyak pasangan yang mengikuti nikah isbat di Garut, sehingga pernikahan mereka kini resmi tercatat di negara," ucapnya.

Baca juga: Kabupaten Bandung Belum Terapkan Pencetakkan KK Untuk yang Nikah Siri, Kadinas Tak Mau Gegabah

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved