Breaking News:

Bupati Bandung Berikan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Guru Mengaji

Launching Pendidikan Keagamaan melalui program sekolah mengaji bagi Masyarakat kabupaten Bandung secara resmi dibuka oleh Bupati Kabupaten Bandung, H.

Launching Pendidikan Keagamaan melalui program sekolah mengaji bagi Masyarakat kabupaten Bandung secara resmi dibuka oleh Bupati Kabupaten Bandung, H. Dadang Supriatna, S.Ip, M.Si 

TRIBUNJABAR.ID, Soreang, 30 September 2021 - Launching Pendidikan Keagamaan melalui program sekolah mengaji bagi Masyarakat kabupaten Bandung secara resmi dibuka oleh Bupati Kabupaten Bandung, H. Dadang Supriatna, S.Ip, M.Si

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Desa Tertinggal, Bupati Kabupaten Bandung, Wakil Bupati Kabupaten Bandung, Polresta Kabupaten Bandung, Koramil 0624, tokoh masyarakat, tokoh Agama, serta peserta undangan lainnya.

Dr.(HC) Drs. A.Halim Iskandar, M.Pd, menjelaskan, bahwa pihak menteri Desa tertinggal dan tranmigrasi sangat mendukung adanya kegiatan launching pendidikan keagamaan di kabupaten bandung.semoga kedepannya menjadi motivasi dan potensi bagi anak usia dini dalam pembelajaran al quran yang lebih serius lagi.”Ungkapnya

Launching Pendidikan Keagamaan melalui program sekolah mengaji bagi Masyarakat kabupaten Bandung secara resmi dibuka oleh Bupati Kabupaten Bandung, H. Dadang Supriatna, S.Ip, M.Si
Launching Pendidikan Keagamaan melalui program sekolah mengaji bagi Masyarakat kabupaten Bandung secara resmi dibuka oleh Bupati Kabupaten Bandung, H. Dadang Supriatna, S.Ip, M.Si ()

Selanjutnya, Dikatakan Bupati Bandung H.Dadang Supriatna, pembukaan launching pendidikan keagamaan ini untuk menumbuhkan keyakinan dan mempertebal keimanan serta memperdalam Al–Qur’an sebagai pegangan hidup baik didunia dan akherat.” ujar H.Dadang Supriatna.

Bupati Kabupaten Bandung juga mengatakan, “launching ini adalah program Bupati Bandung untuk membiasakan Anak usia dini belajar membaca Al–Qur’an, dan bupati bandung mengamanatkan kepada para ustadz dan ustazdah untuk lebih meningkatkan lagi pembelajaran Al–qur’an terhadap anak anak.”

Dr.Juhana M.M,Pd, selaku Kadisdik Kabupaten Bandung memaparkan, “mari kita tingkatkan budaya mengaji, menulis dan meningkatkan ketaqwaan dan keimanan terhadap Allah SWT, pihaknya juga akan terus berkolaborasi dengan pihak terkait, serta ditunjang dengan pendidikan formal akan lebih baik menjadi bekal bagi anak usia dini.”

Sebagai bentuk perhatian bagi 16.000 Guru Keagamaan yang akan menciptakan generasi quran’i  akan diberikan nilai insentif berupa uang transfer non tunai dan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.

Dalam kegiatan ini, dilakukan penyerahan secara simbolis pemberian kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan bagi para Guru Keagamaan, dan simbolis penyerahan secara langsung klaim jaminan kematiansebesar 42 juta, jaminan hari tua sebesar 2,2 juta, dan jaminan pensiun sebesar 356 ribu per bulan untuk Perangkat Desa Rahayu Kec. Margaasih yang meninggal dunia yang diterima oleh istri Alm. Bapak Jaenal Abidin, ibu Sunarni,  dimana penyerahan klaim tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Desa dan Transmigrasi.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bandung Lodaya, Dewi Mulya Sari menuturkan, “Kami sangat mendukung penuh program perlindungan BPJAMSOSTEK bagi Guru Keagamaan melalui Program Sekolah Mengaji.”

“Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan ini berguna bagi para Guru Mengaji agar lebih aman dan menghindari risiko yang terjadi pada saat memberikan pendidikan keagamaan bagi masyarakat Kabupaten Bandung, khususnya untuk mencerdaskan bangsa dan menciptakan generasi pecinta Qur’ani” lanjut Dewi. Perlindungan Sosial Ketenagakrjaan yang diberikan untuk guru mengaji adalah Perlidungan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian (manfaat lihat tabel)

Perlidungan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian (tabel)
Perlidungan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian (tabel) ()
Perlidungan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian (tabel)
Perlidungan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian (tabel) ()

Lebih lanjut, Dewi Mulya Sari mengatakan “Semoga dengan adanya perlindungan bagi Guru Mengaji dan pembayaran klaim BPJAMSOSTEK bagi Perangkat Desa Rahayu yang meninggal dunia dapat meringankan beban dan memberikan kesejahteraan.” Pemerintah Desa Rahayu termasuk yang sadar perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan tidak tanggung-tanggung mengikuti keseluruhan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan mulai dari Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun. Sehingga pada perangkat manakala mengalami resiko sosial bisa mendapatkan manfaat salah satunya pensiun Janda yang diterima oleh istri Alm. Jaenal Abidin.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved