Breaking News:

Bandung Barat Jadi Sasaran Peredaran Narkoba Sindikat Jaringan Sumatera-Jabar

BNN Jabar menyebut, wilayah KBB menjadi sasaran peredaran narkoba oleh sindikat jaringan wilayah Sumatera-Jawa Barat.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Giri
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Kepala BNN Jabar, Brigjen Pol Benny Gunawan (kiri), dan Plt Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan, saat menunjukkan barang bukti ganja. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Barat menyebutkan, wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi sasaran peredaran narkoba oleh sindikat jaringan wilayah Sumatera-Jawa Barat.

Kepala BNN Jabar, Brigjen Pol Benny Gunawan, mengatakan, untuk saat ini pihaknya tengah melakukan pemetaan untuk membongkar sindikat jaringan pengedar narkoba Sumatera-Jawa Barat yang kerap mengedarkan narkoba ke wilayah Jabar, termasuk Bandung Barat.

"Kita sedang membongkar sindikat jaringannya. Tapi yang terpenting bukan membongkar kasusnya. Kita ingin jaringannya itu harus bisa kita ungkap," ujar Benny Gunawan seusai pemusnahan ganja di Perkantoran Pemda KBB, Jumat (8/10/2021).

Benny mengatakan, jaringan sindikat narkoba ini berbeda-beda sehingga pihaknya harus melakukan pemetaan terlebih dahulu supaya bisa dengan mudah dalam mengikuti permainan mereka.

Menurutnya, sindikat jaringan pengedar narkoba ini kebanyakan dari luar negeri karena kasus narkoba ini merupakan organize crime dan masih ada jaringan-jaringan dunia internasional.

"Jadi yang saat ini dipetakan di Bandung Barat adalah jaringan Sumatera-Jabar dulu, kita mapping terus supaya mudah," kata Benny.

Untuk sementara ini, pihaknya baru mengamankan seorang kurir dari sindikat jaringan narkoba tersebut yang saat itu membawa 67 kilogram ganja dari Medan dan ditangkap di Tol Purbaleunyi kilometer 115, Desa Tagog Apu, Kecamatan Padalarang, 8 September 2021.

Selain Bandung Barat, kata Benny, wilayah di pantai utara juga menjadi daerah yang paling mendominasi dalam peredaran narkoba tersebut, termasuk di daerah Bogor, Cianjur, dan Sukabumi.

"Kalau Bandung Raya, semuanya. Mulai Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kota Bandung. Di sini yang paling menonjol adalah jarum suntik, bahkan di seluruh Indonesia," katanya.

Atas hal tersebut, pihaknya menggandeng pemerintah daerah untuk menekan kasus peredaran narkoba ini agar tidak tidak sampai merusak generasi muda yang ada di Bandung Raya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved