Sabtu, 2 Mei 2026

Hasil Buruk Di Seri Pertama, Ketua Bomber; Manajemen Segera Lakukan Evaluasi Performa Tim.

Tekanan dari bobotoh terhadap hasil buruk Persib Bandung di seri pertama Liga 1 2021/2022 belum juga mereda

Tayang:
Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Siti Fatimah
Pemain Persib Bandung saat menjalani sesi foto dengan kostum baru yang akan dipakai di Liga 1 2021-2022. (Twitter Persib) 

Asep menambahkan, protes yang dilakukan bobotoh selama ini tidak lain hanya untuk menuntut manajemen segera melakukan evaluasi terhadap performa tim.

Sebab dengan skuat mewah yang dimiliki Persib serta segala fasilitas lainnya, tak ada alasan untuk tidak menang.

"Evaluasi terkait enam pertandingan kemarin. Semua itu kan ada dalangnya, sama seperti wayang. Di tim kan dalangnya ada di pelatih. Kalau berbicara pemain jangan tanya, sekarang Persib punya pemain harganya mahal, kapasitasnya juga baik dan sebagainya. Balik lagi ke dalang bisa gak memainnya," katanya.

Skuad Persib Bandung di Liga 1 2021/2022. Maung Bandung mendaftarkan 30 pemain.
Skuad Persib Bandung di Liga 1 2021/2022. Maung Bandung mendaftarkan 30 pemain. (istimewa/persib.co.id)

Hal senada diungkapkan oleh ketua The Bombs, Nevi yang menyebut aksi bobotoh sebagai sesuatu hal wajar.

Menurutnya, bobotoh ingin manajemen secara terbuka memberikan penjelasan terkait performa Persib serta segera melakukan evaluasi.

"Kasih kejelasan dengan keberadaan Persib sekarang ini. Kenapa-kenapanya mungkin besok akan ada pertemuan dengan manajemen. Keinginan saya sih tolong dijelaskan saja dari pihak manajemen buat ke bobotoh. Kalau menurut saya untuk Robert salah satu bentuk perhatian nya bobotoh kepada Persib seprti ini untuk sekarang," katanya.

Baca juga: Persib Bandung Mulai Persiapan Besok, Robert Sebut Lini Belakang dan Tengah Sudah di Jalur Benar

Dia pun berharap manajemen segera memperbaiki kekurangan yang terjadi di seri pertama agar tak terulang pada seri kedua nanti.

Dia menilai, salah satu hal yang hilang dari permaian Persib adalah motivasi.

"Jadi yang saya tahu Persib dulu gak kaya sekarang. Jadi gak ada orang yang bisa memotivasi. Jadi saya mohon kepada manajemen harus ada salah seorang yang memotivasi. Yang saya lihat kemarin kaya gak ada nyawanya saja," katanya.

Sementara itu Pengurus Viking Persib Club (VPC), Yudi Baduy mengabarkan informasi terbaru soal tuntutan 2x24 jam yang ditujukan kepada manajemen Persib setelah hasil kurang memuaskan di seri pertama Liga 1.

Para pemain Persib Bandung seusai menang lawan Barito Putera.
Para pemain Persib Bandung seusai menang lawan Barito Putera. (Kompas.com/Suci Rahayu)

Yudi mengatakan, manajemen sudah memberi tanggapan terkait tuntutan bobotoh dan akan segera mengadakan pertemuan.

"Sudah, mereka mengundang. Beberapa perwakilan dari kami mau sampaikan aspirasi," ujar Yudi kepada awak media melalui sambungan telepon, Senin (4/10/2021).

Namun Yudi mengungkapkan, akan ada pertemuan terlebih dahulu antar bobotoh yang akan dilakukan sore ini.

Pertemuan ini nantinya akan membahas beberapa poin sampai akhirnya akan bertemu langsung dengan manajemen Maung Bandung.

"Kami ngumpul saja sambil ngopi, (sama manajemen). Paling kita kenapa di poin itu minta diundang karena sulit sekali minta ketemu. Jadi ketika diundang kita sampaikan aspirasi dari beberapa bobotoh yang satu suara," katanya.

Baca juga: Kata Bung Kus, Persib Bandung Butuh Pemain Milik Arema FC Ini, Tanpa Kreativitas di Seri Pertama

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved