Sabtu, 2 Mei 2026

Hasil Buruk Di Seri Pertama, Ketua Bomber; Manajemen Segera Lakukan Evaluasi Performa Tim.

Tekanan dari bobotoh terhadap hasil buruk Persib Bandung di seri pertama Liga 1 2021/2022 belum juga mereda

Tayang:
Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Siti Fatimah
Pemain Persib Bandung saat menjalani sesi foto dengan kostum baru yang akan dipakai di Liga 1 2021-2022. (Twitter Persib) 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG  - Tekanan dari bobotoh terhadap hasil buruk Persib Bandung di seri pertama Liga 1 2021/2022 belum juga mereda. Setelah melakukan protes melalui media sosial dan secara langsung di Graha Persib serta bus pemain, kini ada aksi yang cukup unik.

Pelatih Persib, Robert Alberts, sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas performa tim 'dijual' di salah satu toko online terkemuka di Indonesia.

Pelatih asal Belanda itu dijual dengan harga Rp 1.933.

Dari penulusuran Tribun Jabar, ada beberapa orang yang menjual Robert di toko online.

Satu di antaranya adalah akun @tomytrianggoro33.

Dia memberi nama produk itu dengan 'Dijual Pelatih Persib Bandung, Minus 4x seri dan miskin taktik'.

Baca juga: Penampilan Persib Jadi Sorotan, Pengamat Sepakbola; Tak Punya Pemain Bertipe Pendobrak.

Selain itu, akun @tomytrianggoro33 memasang sosok Robert di foto produk yang sedang mengenakan baju bewarna biru bertuliskan nama inisialnya, RA pada bagian dada.

Pada keterangan produknya pun, @tomytrianggoro33 menuliskan 'Barang second, masih layak pakai'.

Tribun Jabar mencoba menghubungi pihak manajemen Persib mulai dari Direktur PT PBB Teddy Tjahjono, Komisaris PT PBB Umuh Muchtar dan Kuswara S Taryono untuk diminati keterangan.

Namun pesan maupun telepon yang yang dikirimkan kepada pihak manajemen tak ada jawaban.

Starting eleven Persib Bandung kontra Barito Putera di laga perdana Liga 1 2021/2022.
Starting eleven Persib Bandung kontra Barito Putera di laga perdana Liga 1 2021/2022. (Tribun Jabar/Deni Denaswara)

Pun dengan Robert serta para pemain yang coba dihubungi oleh Tribun Jabar untuk dimintai keterangan.

Namun lagi-lagi pesan maupun telepon yang dilakukan tidak membuahkan hasil.

Ketua Bobotoh Maung Bandung Bersatu (Bomber), Asep Abdul menilai apa yang dilakukan bobotoh untuk menjual Robert di toko online sebagai sesuatu yang wajar.

Asep mengatakan, hal ini merupakan bentuk kepedulian bobotoh terhadap performa tim.

Baca juga: Berikut Jadwal Persib Bandung di Seri Kedua Liga 1 2021/2022

"Di bobotoh banyak cara, banyak cara penyampain kritiknya. Menurut saya rasa wajar karena kekecewaan. Bobotoh mah memang super eksrta dalam segala sesuatu nya. Jangankan sekarang zaman dulu saja sebelum ada media sosial sangat menekan kalau bobotoh," ujar Asep kepada Tribun Jabar melalui sambungan telepon, kemarin.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved