Selasa, 28 April 2026

Sosok Dicky Pacar Amalia Kasus Subang Muncul, Rindu Manja Pacarnya yang Mati Tragis

Dicky Ramdani (24), pacar dari Amalia Mustika Ratu (24) yang jadi korban perampasan nyawa di Subang akhirnya muncul.

Penulis: Dwiky Maulana Vellayati | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Dwiki Maulana
Dicky Ramdani (24) pacar Amalia Mustika Ratu (23) korban permapasan nyawa di Subang saat mendatangi rumah keluarga korban di Dusun Jalancagak, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (28/9/2021). 

"Semoga pelaku sadar dan menyerahkan diri. Jika tidak terungkap saya merasa sakit, saya tidak pandang bulu, ingin cepat terungkap, kasihan anak saya," kata Yosef.

17 Agustus 2021 malam sekira pukul 21.00, Yosef bercerita, dia pamit ke Tuti untuk pergi menginap di rumah istri muda, Mimin. Saat itu, Yosef dan Mimin tidur dan mengaku bangun pukul 05.00.

"Saat itu kami bangun pukul 05.00, biasanya bangun jam 03.30. Lalu saya pergi ke rumah saya sekira pukul 07.15 untuk ambil stik golf," katanya.

Di dalam rumah, kondisi rumah sudah berantakan dan tidak melihat Tuti dan Amalia. Dia memanggil Ujang, petugas kebersihan lingkungan.

Setelah itu dia pergi ke Polsek Jalan Cagak melaporkan kejadian tersebut. Sebelumnya, Yosef sempat menemui orangtua Danu, kerabatnya dan menyebut ada penculikan.

Polisi sempat menyebut ada ditemukan bercak darah di pakaian yang dipakai Yosef.

Tim dari Bareskrim Polres saat di TKP kasus perampasan nyawa Amalia Mustika Ratu dan Tuti di Kampung Ciseuti Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang, Kamis (16/9/2021) (Tribun Jabar / Dwiki Maulana)
"Saya tidak ngeuh saat itu. karena darah juga hambar-hambar gitu. Saya enggak tahu kenapa bisa kena, saat itu saya panik," katanya.

Polisi sempat menyebut tidak ada barang hilang di lokasi kejadian. Dari temuan itu, dugaan pelaku melibatkan orang dekat. Aiman sempat menanyakan siapa yang memegang kunci pada Yosef.

"Mamanya saja (Tuti). Saya enggak pegang kunci," katanya.

Aiman juga mewawancarai Kepala Desa Jalan agak, Indra Zainal yang turut mendampingi polisi melakukan olah TKP.

"Jadi saat itu ada saksi mata yang melihat Toyota Alphard keluar dari sini sekitar jam 06.00 cuma kaca tertutup namun mobilnya balik lagi," kata Indra.

Indra yang ada di lokasi saat polisi olah TKP menyebut, mayat Amalia dan Tuti diduga diseret dari pintu belakang rumah hingga garasi.

"Dari belakang karena saya mendampingi (polisi) dari dalam diperkirakan diseret sampai ke garasi," katanya.

Seperti diketahui, dua mayat perempuan itu pada 18 Agustus 2021 ditemukan ditumpuk di bagasi Toyota Alphard yang diparkir di halaman rumah di Kampung Ciseuti Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved