Breaking News:

Gibran Ditemukan Selamat

Kuncen Gunung Guntur Ungkap Tiga Hal yang Tak Boleh Dilakukan Selama Mendaki, di Antaranya Bersiul

Gunung Guntur menunjukkan misteri yang ada di dalamnya lagi lewat Muhammad Gibran Arrasyid (14).

Editor: Giri
Tribun Jabar/ Sidqi Al Ghifari
Suasana Gunung Guntur, Selasa (21/9/2021) sore. 

"Tidak boleh bersiul, tidak boleh memainkan suling, dan tidak boleh menanyakan jalan," ujar Ade Loji saat diwawancarai TribunJabar.id, Sabtu (25/9/2021).

Ade menjelaskan, selain pantangan tersebut terdapat tempat yang tidak boleh didatangi pendaki yakni Curug Sawer.

Tempat tersebut, menurutnya, memiliki medan yang terjal dan berbahaya jika dilalui oleh pendaki.

"Bahaya tebingnya, beratus meter, penunggunya juga ganas, namanya Mbah Derwak," ucapnya.

Ade Leji merupakan orang yang pertama kali menemukan Muhammad Gibran Arrasyid, pendaki hilang di Gunung Guntur selama enam hari.

Muhammad Gibran Arrasyid (14), pendaki yang sempat hilang di Gunung Guntur akhirnya ditemukan pada Jumat (24/9/2021) sekitar pukul 16.30.
Muhammad Gibran Arrasyid (14), pendaki yang sempat hilang di Gunung Guntur akhirnya ditemukan pada Jumat (24/9/2021) sekitar pukul 16.30. (TribunJabar.id/Sidqi Al Ghifari)

Menurut pengakuannya, Gibran ditemukan di Curug Cikoneng.

"Sudah tiga kali ada yang hilang di Guntur, tapi alhamdulillah semua atas kehendak Allah, mereka bisa ditemukan selamat," ucapnya.

Sejak tahun 1979, Gunung Guntur sudah ditetapkan statusnya menjadi cagar alam oleh Kementerian Pertanian dengan SK 170/KptsUm/3/1979.

Lalu, pada tahun 1990, diadakan perluasan cagar alam dengan SK 110/Kpts-II/1990.

Terakhir, pada tahun 1994, penetapan ini diperbaharui lagi oleh Kementerian Kehutanan dengan SK 433/Kpts-II/1994.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved