Breaking News:

Daftar 10 Objek Wisata di Bandung Barat yang Diprioritaskan untuk Uji Coba Beroperasi

Ada 10 objek wisata yang diprioritaskan untuk uji coba pembukaan di Bandung Barat.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: taufik ismail
tribunjabar/putri puspita
Suasana di Orchid Forest beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Sebanyak 10 objek wisata di Bandung Barat masuk ke dalam daftar yang diprioritaskan untuk melakukan uji coba pembukaan saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Seperti diketahui, untuk saat ini baru objek wisata The Lodge Maribaya Lembang yang sudah melakukan uji coba pembukaan tersebut, sehingga hal ini mengundang desakan dari objek wisata lainnya yang ingin turut melakukan uji coba.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB, Heri Partomo, mengatakan, untuk saat ini pihaknya sudah memiliki daftar objek wisata yang paling memungkinkan untuk diajukan ke Kemenparekraf supaya bisa melakukan ujicoba pembukaan.

"Sepuluh objek wisata itu diprioritaskan karena sudah mengantongi sertifikat CHSE dan paling siap dari segi protokol kesehatan. Jadi kalau ada arahan kita ajukan top ten objek wisata itu, tinggal penentuan mana yang buka gimana pusat," ujarnya di Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Senin (20/9/2021).

Heri mengatakan, 10 objek wisata yang diprioritaskan untuk diajukan ke Kemenparekraf, yakni The Great Asia Africa (TGAA), Farm House, Floating Market, Terminal Wisata Grafika Cikole, Dusun Bambu, Orchid Forest, Curug Pelangi, Taman Bunga Begonia, dan Lembang Park and Zoo. 

Namun, pihaknya masih mengkaji rencana tersebut karena yang nantinya menentukan uji coba pembukaan objek wisata itu harus berdasarkan usulan dari Disparbud Pemprov Jawa Barat. 

"Tapi yang jelas sudah ada satu wisata yang buka dan kita berharap bisa bertambah lagi. Jadi sementara ini yang buka baru satu," kata Heri.

Untuk pengajuan penambahan objek wisata yang akan uji coba pembukaan itu, kata Heri, akan diutamakan bagi yang sudah mengantongi CHSE saja.

"Kalau yang jauh-jauh dan dikelola masyarakat tidak mengundang masyarakat sekitar, jadi ada dispensasi boleh buka tapi tetap dibatasi," ucapnya.

Kepala Bidang Pariwisata pada Disparbud Bandung Barat David Oot menambahkan jika objek wisata yang diajukan untuk buka nanti juga mesti melakukan pembenahan. 

"Karena sudah lama tidak buka jadi harus diperhatikan juga keamanan dan kenyamanan sarana dan prasarananya. Untuk aplikasi PeduliLindungi juga nanti kami perhatikan," kata David.

Baca juga: Obyek Wisata Cipanas Garut Diberlakukan Ganjil Genap, Harus Bawa Surat Vaksin

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved