Jumat, 15 Mei 2026

Info CPNS

Jadwal dan Pembagian Ruangan PPPK Pemkot Bandung, Peserta Terpapar Covid-19 Lapor ke Email Ini

Berdasarkan laman BKPSDM, jadwal PPPK Non-guru Pemerintah Kota Bandung sudah diumumkan.

Tayang:
Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi | Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Kompas.com/Ahmad Dzulviqor
Suasana ujian kompetensi guru PPPK di SMKN I Nunukan kaltara, dari 693 peserta di perbatasan RI - Malaysia yang terdaftar sebagai peserta, hari kedua ujian tercatat sebanyak 5 orang positif covid19 dan 1 meninggal dunia 

TRIBUNJABAR.ID - Berdasarkan laman BKPSDM, jadwal PPPK Non-guru Pemerintah Kota Bandung sudah diumumkan.

Jadwal tersebut tidak hanya berisi informasi waktu Seleksi Kompetensi melainkan pembagian ruangan juga.

Seleksi Kompetensi PPPK 2021 dimulai pada 21 September hingga 23 Oktober 2021.

Peserta melaksanakan ujian di titik lokasi (tilok) yang sudah dipilih melalui sscasn.bkn.go.id.

Peserta yang terpapar Covid-19 atau sedang isolasi mandiri masih dapat melaksanakan Seleksi Kompetensi dijawal lain asalahkan melapor ke panitia.

Baca juga: Perjuangan Guru Honorer di Kuningan, Saat Tes PPPK, Melawati Melahirkan Bayi, Langsung Dievakuasi

Peserta wajib menunjukkan bukti surat rekomendasi dokter dan hasil swab PCR serta keterangan menjalani isolasi dari pejabat yang berwenang.

Bukti tersebut disampaikan ke email bkpsdm@bandung.go.id.

Peserta akan mendapat jadwal setelah dinyatakan sembuh.

Bagi peserta yang tidak melapor sampai dengan batas waktu h-1 pelaksanaan ujian sesuai jadwal sesi yang telah ditentukan maka peserta dinyatakan mengundurkan diri.

Berikut ini link jadwal Seleksi Kompetensi PPPK 2021.

LINK

Pendaftaran CPNS 2021 dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tingkat Kota Sukabumi segera dibuka. Foto diambil pada Rabu (30/6/2021).
Pendaftaran CPNS 2021 dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tingkat Kota Sukabumi segera dibuka. Foto diambil pada Rabu (30/6/2021). (Tribun Jabar/Dian Herdiansyah)

Kisah Guru Honorer Stroke Ikut PPPK

Imas Kustiani (53) viral di media sosial saat mengikuti ujian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kendati sakit stroke, dia dikenal sebagai orang vokal memperjuangkan nasib guru honorer.

"Saya ingin diangkat (PPPK), saya juga minta tolong perhatikan teman-teman guu honorer," kata Imas Kustiani sambil terbata-bata kepada Tribun Jabar di rumahnya di Perum Eka Mas Permai BI Desa Pangulah Utara, Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Karawang (18/9/2021).

Suami Imas, Nana Suhana (54) mengatakan, istrinya memang sering aktif untuk ikut memperjuangkan kesejahteraan guru honorer.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved