Breaking News:

Korea Utara Kembali Uji Coba Rudal Balistik dari Kereta Api, Korea Selatan Makin Panas

Di tengah ketegangan antara Korut dan Korsel belakangan ini, Korea Utara justru kembali melakukan uji coba rudal balistik dari kereta api.

Penulis: Magang Tribunjabar | Editor: Hermawan Aksan
KCNA/EPA
Korea Utara menembakkan rudal dari kereta api yang mereka klaim dapat menambah mobilitas 

TRIBUNJABAR.ID – Di tengah ketegangan antara Korut dan Korsel belakangan ini, Korea Utara justru kembali melakukan uji coba rudal balistik dari kereta api.

Dikutip dari theguardian.com, sistem balistik berbasis rel mencerminkan upaya Korea Utara untuk mendiversifikasi opsi peluncurannya, yang sekarang mencakup berbagai kendaraan dan landasan peluncuran darat.

Korea Utara mengatakan pihaknya berhasil meluncurkan rudal balistik dari kereta api untuk pertama kalinya dan terus berusaha memperkuat pertahanannya.

Uji coba tersebut merupakan uji coba kedua Korut menembakkan rudal dengan jarak beberapa jam dalam duel kekuatan militer dengan Korea Selatan.

Peluncuran pada hari Rabu (15/09/21) menggarisbawahi kembalinya ketegangan antara kedua rival di tengah kebuntuan berkepanjangan dalam pembicaraan yang dipimpin AS yang bertujuan untuk melucuti program senjata nuklir Korea Utara.

Kantor Berita Pusat Korea resmi, Pyongyang, mengatakan rudal-rudal itu diluncurkan selama latihan "resimen rudal yang dibawa kereta api" yang mengangkut sistem senjata di sepanjang rel kereta api di wilayah tengah pegunungan negara itu dan secara akurat mengenai target laut sejauh 800 km.

Media pemerintahan menunjukkan apa yang tampak seperti dua rudal berbeda melesat dari peluncur kereta api yang dilalap api oranye di sepanjang rel yang dikelilingi oleh hutan lebat.

Sistem balistik berbasis rel mencerminkan upaya Korea Utara untuk mendiversifikasi opsi peluncurannya, yang sekarang mencakup berbagai kendaraan dan landasan peluncuran darat dan pada akhirnya dapat mencakup kapal selam.

Menembakkan rudal dari kereta api dapat menambah mobilitas, tetapi beberapa ahli mengatakan jaringan kereta api sederhana Korea Utara yang melintasi wilayahnya yang relatif kecil akan dengan cepat dihancurkan oleh musuh selama krisis.

“Militer kami menilai bahwa Korea Utara terus mengembangkan berbagai peralatan peluncuran bergerak,” kata Kolonel Kim Jun-rak, juru bicara kepala staf gabungan Korea Selatan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved