Senin, 4 Mei 2026

Penemuan Mayat di Subang

Dari Rekaman CCTV di 55 Ttitik, Diduga Pelaku Kasus Subang Berkelompok, Polisi Dapat Ciri-ciri Ini

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menyebut terduga pelaku pembunuhan Tuti dan Amalia terekam di kamera CCTV

Tayang:
Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar / Dwiky Maulana
Tim dari Bareskrim Polri dan Puslabfor saat di TKP kasus perampasan nyawa Amalia Mustika Ratu dan Tuti di Kampung Ciseuti Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang, Kamis (16/9/2021) 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sudah 30 hari atau sebulan kasus kematian ibu dan anak di Subang belum juga menangkap pelaku. Polisi masih melakukan sejumlah penyidikan untuk mencari pelaku yang sudah menghilangkan nyawa Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23).

Titik terang mulai muncul dari hasil rekaman CCTV dan  polisi berhasil mendapatkan petunjuk yang mengarah ke sosok terduga pelaku.

Dari rekaman CCTV tersebut dapat menjadi petunjuk untuk makin mengerucutkan kepada terduga pelaku.

Baca juga: Ingat Helm yang Tertinggal di Lokasi Kasus Subang? Polisi Akan Cocokan dengan DNA Terduga Pelaku

Berdasarkan pada rekaman CCTV yang merekam sosok terduga pelaku di sekitar TKP, hingga Jumat (17/9/2021), polisi mengerucutkan sosok terduga pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang tersebut kepada 26 orang.

Dikutip dari Tribun Bogor, Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menyebut terduga pelaku pembunuhan Tuti dan Amalia terekam di kamera CCTV.

Olah TKP kasus Subang dan tempat sampah dekat lokasi kejadian
Olah TKP kasus Subang dan tempat sampah dekat lokasi kejadian (kolase TribunJabar)

"Melihat rekaman CCTV di 55 titik, arah perjalanan dari wilayah Bandung ke Subang. Kemudian penyidik melihat kesesuaian antara keterangan saksi dengan CCTV," ungkap Kombes Ahmad Ramadhan dilansir TribunnewsBogor.com dari Kompas TV, Sabtu (18/9/2021).

Baca juga: KASUS SUBANG Sejauh Ini, Tak Sesederhana Kasus Rajapati Biasa dan Ada Saksi yang Berbelit-belit

Berdasarkan hasil rekaman CCTV, kelompok pembunuh Tuti dan Amalia itu pun diduga menggunakan dua kendaraan.

Ada dua kendaraan yang diduga dipakai pelaku pembunuhan, yakni mobil Avanza berwarna putih dan motor NMAX warna biru.

"Dari kesesuaian itu, hanya sementara, ada dugaan pelaku menggunakan kendaraan, atau ada dugaan sebuah kendaraan jenis Avanza warna putih. Kalaupun dia pelaku, ada hubungan dengan kejadian tersebut," pungkas Kombes Ahmad Ramadhan.

Tim dari Bareskrim Polri dan Puslabfor saat di TKP kasus perampasan nyawa Amalia Mustika Ratu dan Tuti di Kampung Ciseuti Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang, Kamis (16/9/2021)
Tim dari Bareskrim Polri dan Puslabfor saat di TKP kasus perampasan nyawa Amalia Mustika Ratu dan Tuti di Kampung Ciseuti Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang, Kamis (16/9/2021) (Tribun Jabar / Dwiky Maulana)

Lebih lanjut, polisi pun mengungkap tindakan selanjutnya usai menemukan petunjuk penting tersebut.

Polisi kini fokus mencari siapa saja warga yang memiliki kendaraan berupa motor seperti ciri-ciri terduga pelaku pembunuhan Subang.

Baca juga: Yosef Dianalisis Pakar Mikro Ekspresi, Ada Ekspresi Marah Sekali Saat Bicarakan Kasus Subang

Dari ribuan kendaraan, polisi berhasil menemukan ada 26 warga yang sesuai dengan ciri-ciri terduga pelaku pembunuhan.

"Kemudian satu kendaraan lagi adalah kendaraan sepeda motor roda dua warna biru, itu kendaraan jenis NMAX. Kalau Kita melihat dengan data, ada 5572 unit, lalu mengerucut ada 26 kendaraan roda dua NMAX biru dari warga yang ada di sekitar Kabupaten Subang," ujar Kombes Ahmad Ramadhan.

Fokus polisi pun kini melacak pemilik kendaraan roda dua berwarna biru itu di lima wilayah.

Polisi kembali mendatangi lokasi perampasan nyawa Amalia Mustika Ratu di Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang, Rabu (15/9/2021)
Polisi kembali mendatangi lokasi perampasan nyawa Amalia Mustika Ratu di Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang, Rabu (15/9/2021) (Tribun Jabar / Dwiki Maulana)

"Saat ini masih dilakukan identifikasi terhadap beberapa kendaraan roda dua NMAX warna biru di wilayah Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Cimahi, dan Kabupaten Sumedang," ungkap Kombes Ahmad Ramadhan.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved