Kamis, 7 Mei 2026

Penjelasan Ilmiah Mengapa Kacang Kenari Mampu Turunkan Risiko Kena Penyakit Jantung

Anda harus tahu jika makan kacang kenari secara teratur dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

Tayang:
Penulis: Magang Tribunjabar | Editor: Ravianto
pixabay.com/1643606 (bobo.grid)
Kacang kenari atau walnut. 

TRIBUNJABAR.ID – Anda harus tahu jika makan kacang kenari secara teratur dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

Dikutip dari verywellhealth.com, menurut sebuah studi baru-baru ini menyatakan jika mengonsumsi kacang kenari secara teratur dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan membantu anda jadi panjang umur.

Hasil penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal Nutrients.

“Dalam penelitian ini, makan setidaknya lima porsi kacang kenari per-minggu dikaitkan dengan sekitar satu tahun tambahan harapan hidup, yang mengesankan mengingat betapa sederhana dan ekonomisnya memasukkan kacang kenari ke dalam menu makanan anda,” Melissa Azzaro, RDN, LD, seorang Ahli diet yang berbasis di New Hampshire sekaligus penulis "A Balanced Approach to PCOS”, memberi tahu Verywell.

Manfaatnya juga dapat terlihat pada orang yang makan dua sampai empat porsi kacang kenari per-minggu (satu porsi kenari adalah satu ons — sekitar tujuh kacang kenari).

Namun, asosiasi positif itu tidak kuat seperti yang terlihat di antara orang-orang yang mengonsumsinya dalam jumlah yang lebih banyak.

Kacang kenari dapat menjadi salah satu usaha anda untuk berumur panjang

Untuk mengevaluasi efek positif mengonsumsi kacang kenari, para peneliti memperoleh data lebih dari 67.000 wanita di Nurses’ Health Study (1998–2018) dan lebih dari 26.000 pria di Health Professionals Follow-up Study (1998–2018).

Semua peserta tersebut bebas dari kanker, penyakit jantung, dan stroke pada awal penelitian.

Selama periode tindak lanjut dalam jangka waktu 20 tahun, para peneliti mengamati bahwa peserta dengan konsumsi kacang kenari yang lebih tinggi dan frekuensi konsumsi kacang kenari yang lebih tinggi memiliki risiko kematian yang lebih rendah dari penyebab apa pun (kematian semua penyebab).

Serta risiko kematian yang lebih rendah dari penyakit kardiovaskular (kematian CVD) dibandingkan dengan orang yang tidak makan kacang kenari.

Para peneliti mencatat beberapa hal dalam studi mereka, yaitu:

- Setiap peningkatan 0,5 porsi konsumsi kacang kenari per-hari, peserta memiliki risiko kematian 9% lebih rendah.

- Orang yang makan kacang kenari lebih dari 5x per-minggu memiliki risiko kematian akibat CVD sekitar 25% lebih rendah daripada orang yang tidak makan kacang kenari.

- Orang yang makan kacang kenari memperoleh harapan hidup sekitar satu tahun lebih lama daripada orang yang tidak makan kenari.

Kacang kenari dan diet "Suboptimal"

Penurunan risiko penyakit jantung terlihat di antara orang yang mengonsumsi kacang kenari terlepas dari apakah mereka mengikuti diet ‘optimal’ atau tidak.

Faktanya, di antara orang-orang dengan diet "suboptimal", peningkatan 0,5 porsi per-hari dalam konsumsi kenari dikaitkan dengan penurunan risiko kematian dini sebesar 26% karena penyakit jantung CVD.

“Mempertimbangkan apa yang kita ketahui tentang diet Mediterania dan lemak sehat untuk jantung, hasil ini tidak terlalu mengejutkan,” kata Caroline Thomason, RD, CDCES, ahli diet dan diabetes, kepada Verywell.

“Kacang kenari menawarkan lemak omega-3 yang cerdas untuk jantung, lemak tak jenuh, dan serat, tiga nutrisi yang dapat meningkatkan segalanya mulai dari kesehatan sendi hingga pencernaan!”

Lebih lanjut ia berkata, “Tidak mengherankan bahwa konsumsi kacang kenari ini dikaitkan dengan peningkatan risiko kita untuk memiliki umur yang lebih panjang!"

Kacang Kenari: Pembangkit Tenaga Melalui Nutrisi

Meskipun bukan "penyelamat", kacang kenari masih bisa menjadi bagian yang lezat, serbaguna, dan bergizi sebagai makanan yang sehat & memenuhi gizi seimbang.

Satu porsi kacang kenari juga mengandung empat gram protein nabati, dua gram serat, dan zat gizi mikro seperti tembaga, magnesium, dan kalsium.

Kacang kenari juga diperkaya dengan vitamin, mineral, antioksidan, dan lemak sehat.

Faktanya, kacang kenari adalah satu-satunya kacang yang merupakan sumber asam lemak omega-3 asam alfa-linolenat (ALA) yang sangat baik, dan mendukung banyak aspek kesehatan anda secara keseluruhan.

Sebuah studi tahun 2014 yang diterbitkan di Advances in Nutrition menunjukkan bahwa ALA dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan mungkin berperan dalam pencegahan primer dan sekunder penyakit kardiovaskular, termasuk stroke dan serangan jantung.

Makan lebih banyak kacang kenari

Makan lebih banyak kacang kenari bisa dilakukan dengan sederhana, seperti menjadikannya sebagai camilan yang sehat.

Azzaro mengatakan bahwa anda juga dapat menambahkan kacang kenari ke salad, makanan yang dipanggang, yogurt, atau juga menggunakannya dalam resep makanan manis, atau makanan sehari-hari di mana kacang tersebut digunakan untuk melengkapi makanan dari bahan ikan atau ayam.

Bagaimanapun anda memasukkan kacang kenari dalam makanan anda, ketahuilah bahwa berkomitmen untuk makan satu porsi sepanjang minggu dapat membantu anda mengurangi risiko penyakit jantung dan menurunkan risiko kematian dini. (verywellhealth.com/Tiara)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved